Israel Dukung AS Tutup Perwakilan Palestina di Washington
Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington DC. (Foto: AFP)
Tel Aviv: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji dan mendukung keputusan Amerika Serikat (AS) untuk menutup perwakilan Palestina di Washington DC.

"AS membuat keputusan yang benar soal penutupan perwakilan Palestina di Washington. Israel mendukung rencana AS ini," kata Netanyahu, dikutip dari AFP, Rabu 12 September 2018.

Keputusan menutup gedung perwakilan Palestina dilakukan menjelang peringatan 25 tahun Perjanjian Oslo pada 13 September mendatang.


Rencana penutupan ini diawali dari pemutusan hubungan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dengan AS usai Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, Desember 2017.

Selain itu, Palestina juga mendesak Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelediki kekerasan yang dilakukan Israel.

Baca: AS akan Tutup Gedung Perwakilan Palestina di Washington

Menjelaskan keputusan AS untuk menutup perwakilan itu, Kementerian Luar Negeri AS mengatakan para pemimpin Palestina menolak untuk bekerja sama dengan AS dan Israel.

"Perwakilan masih terbuka untuk mendorong kerja sama pencapaian abadi dan komperehensif Israel dan Palestina," kata juru bicara Kemenlu AS Heather Nauert.

"Namun, PLO belum mengambil langkah untuk memajukan dimulainya negosiasi langsung dan bermakna dengan Israel," lanjut dia.

Sejak mengakui Yerusalem, Trump membekukan sementara bantuan untuk Palestina. Ia menegaskan bantuan akan ditahan hingga Palestina bersedia kembali ke meja negosiasi untuk mencari solusi perdamaian di Timur Tengah.

Trump telah menghentikan aliran dana senilai lebih dari USD200 juta untuk berbagai proyek di Palestina. Ia juga membatalkan aliran dana bagi Agensi PBB untuk Pengungsi Palestina dan jaringan rumah sakit di Yerusalem Timur.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id