Kapal perang Inggris HMS Montrose mencegah kapal perang Iran yang mencoba cegat kapal tanker Inggris. (Foto: AFP).
Kapal perang Inggris HMS Montrose mencegah kapal perang Iran yang mencoba cegat kapal tanker Inggris. (Foto: AFP).

Iran Bantah Cegah Kapal Tanker Inggris

Internasional iran
Fajar Nugraha • 11 Juli 2019 17:16
Teheran: Pemerintah Iran membantah mencoba untuk menyita kapal tanker milik Inggris di Selat Hormuz. Hal ini makin memicu peningkatkan ketegangan dengan Iran di wilayah teluk.
 
Baca juga: Iran Gagal Sita Kapal Tanker Inggris.
 
Inggris mengatakan pada Kamis bahwa kapal-kapal militer Iran berusaha menghalangi perjalanan dari sebuah kapal tanker minyak Inggris. Tetapi hal itu bisa dihalau oleh kapal-kapal perang Inggris.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Insiden di Selat Hormuz yang sempit namun sibuk itu terjadi padaRabu setelah Presiden Donald Trump meningkatkan tekanan pemerintahannya lebih jauh terhadap Iran. Tekanan itu termasuk dengan memperingatkan bahwa sanksi terhadap Iran akan segera meningkat secara substansial.
 
Kementerian pertahanan Inggris hanya mengatakan bahwa kapal-kapal Iran berusaha untuk "menghalangi" kapal komersial yang disebut British Heritage, yang dimiliki oleh raksasa energi Inggris, British Petroleum (BP).
 
"Bertolak belakang dengan hukum internasional, tiga kapal Iran berusaha menghalangi perjalanan kapal komersial, British Heritage, melalui Selat Hormuz," kata Kementerian Pertahanan Inggris dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Kamis, 11 Juli 2019.
 
"HMS Montrose terpaksa menempatkan dirinya di antara kapal-kapal Iran dan British Heritage dan mengeluarkan peringatan lisan kepada kapal-kapal Iran, yang kemudian berbalik,” imbuh pernyataan itu.
 
Baca juga: Trump Ancam Sanksi Iran terkait Kapal Inggris.
 
Kemhan Inggris juga mendesak pemerintah Iran untuk mengurangi situasi di kawasan. Pasukan Garda Revolusi Iran sendiri menolak tuduhan itu.
 
"Tidak ada konfrontasi dalam 24 jam terakhir dengan kapal asing, termasuk kapal Inggris," sebut pihak Garda Revolusi Iran dalam sebuah pernyataan.
 
Kini kapal tanker minyak Inggris itu sedang berlindung di lepas pantai Arab Saudi. British Heritage, yang terdaftar di Isle of Man, dijadwalkan untuk berlabuh di Kota Basra di Irak pada akhir pekan tetapi terpaksa putar arah.
 
Kapal berbendera Inggris, mampu menampung lebih dari satu juta barel minyak, dikontrak oleh Royal Dutch Shell untuk mengumpulkan muatannya dan mengirimkannya ke Eropa barat laut, tetapi perintah itu dibatalkan.
 
Insiden ini merupakan balasan dari Iran, ketika kapal tanker berisi minyak mentah mereka, Grace 1 disita oleh pihak Inggris Kamis pekan lalu. Iran menyebut penyitaan itu sebagai 'tindakan mengancam yang tidak akan ditoleransi'.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif