Turki Tangkap Belasan Aktivis Terkait Kudeta
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP)
Ankara: Turki menangkap belasan aktivis dan akademisi sebagai bagian dari investigasi terhadap seorang filantrop yang ditahan atas tuduhan hendak menggulingkan pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan. Investigasi kasus ini telah memicu kritik dari Uni Eropa.

Kantor berita Anadolu mengatakan polisi menangkap 13 orang dan mencari tujuh lainnya dalam bagian investigasi terhadap Osman Kavala, pendiri organisasi masyarakat sipil bernama Anadolu Kultur. Kavala telah ditahan sejak Oktober 2017 tanpa dakwaan.

Anadolu Kultur dibangun pada 2002 untuk mendorong rasa saling memahami melalui pertukaran budaya dan kesenian. Namun, Turki mencurigai grup tersebut berusaha "menggulingkan pemerintahan dengan cara menyebar kekacauan dan kebingungan." Kecurigaan ini dikaitkan otoritas Turki dengan unjuk rasa di Taman Gezi pada 2013, aksi protes terbesar selama pemerintahan erdogan.


Media pro pemerintah juga menyebut Kavala ditahan karena diduga telah membantu sebuah sekte yang dituduh Turki terkait percobaan kudeta pada 2016.

Parlemen Eropa pekan ini menyerukan Komisi Eropa untuk secara resmi membekukan dialog mengenai permohonan Turki menjadi anggota Uni Eropa. Eropa menilai penahanan Kavala melanggar hak asasi manusia.

Penangkapan terbaru ini menyoroti nasib aktivis dan akademisi sejak Erdogan melancarkan operasi 'bersih-bersih' usai percobaan kudeta 2016. 



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id