Mantan Presiden Sudan Omar al-Bashir. (Foto: AFP)
Mantan Presiden Sudan Omar al-Bashir. (Foto: AFP)

Uganda Pertimbangkan Suaka untuk Mantan Presiden Sudan

Internasional konflik sudan Uganda
Willy Haryono • 17 April 2019 19:13
Kampala: Uganda mempertimbangkan memberi suaka kepada mantan presiden Sudan Omar al-Bashir jika dirinya memang meminta hal tersebut. Saat ini Bashir ditahan militer Sudan usai digulingkan dalam kudeta pada 11 April.
 
"Jika Omar al-Bashir mengajukan suaka di Uganda, maka hal tersebut dapat dipertimbangkan oleh Presiden Uganda," ujar Menteri Luar Negeri Uganda Henry Okello Oryem kepada awak media dalam sebuah sesi di parlemen, dilansir dari laman UPI, Selasa 16 April 2019.
 
Setelah berkuasa selama 30 tahun, Bashir digulingkan pada 11 April lalu. Penggulingan dipicu gerakan unjuk rasa sipil yang bergulir di Sudan selama berbulan-bulan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala Dewan Militer Transisi Sudan Letnan Jenderal Abdel Fattah al-Burhan mengatakan Bashir telah ditahan usai digulingkan.
 
Namun hingga kini belum diketahui apakah Bashir akan diserahkan ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Menurut ICC, Bashir dapat dijerat lima dakwaan kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk pembunuhan, penyiksaan dan pemerkosaan.
 
Bashir juga dapat dijerat dua dakwaan kejahatan perang dan tiga lainnya mengenai genosida.
 
Oryem mengaku akan menyampaikan permohonan suaka Bashir ke Presiden Uganda jika memang ada pengajuan dari yang bersangkutan. Suaka akan dipertimbangkan Uganda atas peran Bashir dalam mengakhiri perang sipil di Sudan Selatan.
 
"Presiden Omar al-Bashir adalah penjamin perjanjian damai di Sudan Selatan. Dia memainkan peranan penting, dan kami sangat berterima kasih. Jika ada permohonan suaka, maka kami akan mempertimbangkannya," tutur Oryem.
 
Jika Uganda memberikan suaka pada Bashir, maka langkah tersebut dapat dianggap bertentangan dengan Statuta Roma ICC, yang telah ditandatangani pada Maret 1999 dan diratifikasi di bulan Juni 2002.
 
Baca:Presiden Sudan Mengundurkan Dir
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif