Pemimpin kelompok militan Islamic State (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi tewas dalam penggerebekan. Foto: AFP
Pemimpin kelompok militan Islamic State (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi tewas dalam penggerebekan. Foto: AFP

Turki Tahan Istri Pemimpin ISIS yang Terbunuh

Internasional isis Recep Tayyip Erdogan
Fajar Nugraha • 07 November 2019 06:33
Ankara: Turki telah menangkap seorang istri pemimpin militan Islamic State (ISIS) yang terbunuh, Abu Bakr al-Baghdadi. Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
 
Erdogan membuat pengumuman saat menyampaikan pidato di Ibu Kota Ankara tetapi tidak memberikan rincian lainnya. Dia tidak mengatakan kapan atau bagaimana wanita itu ditangkap atau mengidentifikasi namanya. Al-Baghdadi diketahui memiliki empat istri.
 
"Kami menangkap istrinya, tetapi kami tidak mempermasalahkannya. Saya mengumumkan ini hari ini untuk pertama kalinya," kata Erdogan, seperti dikutip Guardian, Kamis, 7 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Erdogan turut mengkritik Amerika Serikat karena melakukan ‘kampanye komunikasi’ tentang kematian Baghdadi.
 
Pemimpin ISIS itu meledakkan dirinya saat penyerbuan 26 Oktober oleh pasukan khusus AS di rumah persembunyiannya. Tempat di Provinsi Idlib, Suriah itu sangat dijaga ketat.
 
Pengumuman Erdogan muncul hanya beberapa hari setelah pasukan Turki menangkap kakak perempuan Al-Baghdadi, yang diidentifikasi sebagai Rasmiya Awad, di kota Azaz, di Provinsi Aleppo, Suriah.
 
Daerah tersebut adalah bagian dari wilayah yang dikelola oleh Turki setelah melakukan serangan militer untuk mengusir militan ISIS dan pejuang Kurdi sejak 2016. Kelompok Sekutu Suriah mengelola daerah yang dikenal sebagai zona Perisai Eufrat.
 
Awad bersama suaminya, menantu perempuan, dan lima anaknya ketika dia ditahan. Seorang pejabat Turki mengatakan saudari berusia 65 tahun itu dicurigai berafiliasi dengan kelompok ekstremis dan memanggilnya untuk menangkap ‘tambang emas’ intelijen. Pihak berwenang telah memposting foto saudari itu. Tidak jelas apakah penangkapan Awad mengarah pada intelijen yang memungkinkan penahanan istri.
 
Salah satu istri al-Baghdadi adalah seorang warga negara Irak yang dikenal dengan nama Nour, putri salah seorang ajudannya, Abu Abdullah al-Zubaie. Dia diidentifikasi oleh saudara ipar al-Baghdadi dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan TV al-Arabiya. Adik ipar, Mohamad Ali Sajit, yang berada dalam tahanan Irak, mengatakan Al-Baghdadi memiliki empat istri ketika terakhir kali bertemu dengannya, sekitar musim panas lalu.
 
Juga, salah satu mantan istri Al-Baghdadi ditangkap di Lebanon pada 2014, dan dibebaskan setahun kemudian dalam pertukaran tahanan dengan Al Qaed. Mantan istri Al-Baghdadi, Saja al-Dulaimi, telah melarikan diri darinya pada 2009 saat hamil dengan putrinya. Pada satu titik, Al-Baghdadi juga diyakini telah menikah dengan seorang remaja Jerman pada 2015 tetapi dia dilaporkan telah melarikan diri setahun kemudian.
 
Serangan yang menewaskan Al-Baghdadi merupakan pukulan besar bagi kelompok ekstremisnya, yang telah kehilangan wilayah yang dikuasai di Suriah dan Irak dalam serangkaian kekalahan militer oleh koalisi pimpinan-AS dan sekutu Suriah dan Irak.
 
Ajudan Al-Baghdadi, seorang warga Arab Saudi turut terbunuh beberapa jam setelah serangan itu. ISIS pun menunjuk beberapa hari kemudian, tetapi sedikit yang diketahui tentangnya atau bagaimana struktur kelompok itu dipengaruhi oleh pukulan yang berurutan.
 
Sampai dan menjelang kematiannya, Al-Baghdadi telah berpindah dari satu tempat ke tempat lain di Suriah timur di tengah kampanye pengetatan yang dipimpin AS terhadap kelompoknya ketika wilayah yang dikuasai ISIS turun sedikit demi sedikit.
 
Dia akhirnya menetap di Idlib, di Suriah barat laut, wilayah yang dikuasai saingan, kelompok militan yang terkait Al Qaeda. Tidak jelas apakah istrinya bersama Al-Baghdadi pada saat penggerebekan, di mana dua anaknya terbunuh.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif