Tingkatkan Ekspor, Menlu Retno Ajak CEO Nongkrong Bareng Dubes RI

Marcheilla Ariesta 14 Februari 2018 05:51 WIB
target ekspor
Tingkatkan Ekspor, Menlu Retno Ajak CEO Nongkrong Bareng Dubes RI
Retno Marsudi. MI/Panca Syurkani.
Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Indonesia akan berfokus meningkatkan ekspor dan investasi, terutama di daerah Afrika dan selatan Karibia.

"Kami ingin sekali pengusaha asal Indonesia bisa berdagang sampai ke sana. Untuk itu, kami meningkatkan kerja sama supaya ekspor pun ikut naik," kata Menlu Retno dalam acara Ambassadors and CEO Cocktail Function, yang diadakan Kementerian Luar Negeri, Selasa, 13 Februari 2018.

Dalam acara ini, para duta besar Indonesia bertemu dengan CEO berbagai usaha. Upaya ini terkait dengan program Presiden Joko Widodo yang memprioritaskan diplomasi ekonomi untuk mempromosikan pasar-pasar non-tradisional Indonesia. 


Para kepala perwakilan Indonesia di berbagai belahan dunia diminta sudah memberikan target-target yang harus dipenuhi. Target-target ini telah membuat kinerja para kepala perwakilan menjadi jauh lebih jelas dan melalui acara ini, para duta besar dan CEO, yang berjumpa bisa saling mengambil langkah nyata. 

"Tidak boleh ada jarak antara duta besar dan CEO," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani mengatakan, ujung tombak diplomasi ekonomi Indonesia ada di tangan para duta besar dan CEO.

Presiden Jokowi disebut telah memberikan peringatan, yakni ekspor Indonesia dalam empat tahun terakhir telah mengalami penurunan ke semua negara di dunia. Ekspor Indonesia bahkan tertinggal dari Vietnam yang dulu belajar dari Indonesia. 

Contohnya, ekspor kelapa sawit Indonesia yang semula sekitar USD360 juta, sekarang anjlok menjadi sekitar USD200 juta karena pembeli beralih ke Malaysia.

"Penyebab penurunan ini adalah turunnya daya saing dan produk-produk kita kurang kompetitif," kata Rosan.

Dengan begitu, pemerintah Indonesia dan seluruh pihak terkait perlu berperan aktif, mencari tahu apa saja yang harus diperbaiki, mempermudah regulasi, kebijakan, dan apa pun yang menjadi kebutuhan. 

Rosan menilai program-program dan kebijakan pemerintah Indonesia kurang promosi dan harus disampaikan. Saat ini ada 34 sektor usaha yang bisa dimiliki pihak asing. Peringkat Indonesia pun sekarang sudah meningkat menjadi investment grade dan hal ini penting dipromosikan para duta besar. 

Dia mengucapkan pihaknya mendukung penuh investasi bidang perdagangan dengan negara-negara di dunia, agar dinaikkan.



(DEN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id