Keamanan Turki Bertindak Keras ke Pekerja Konstruksi Bandara

Fajar Nugraha 14 September 2018 20:08 WIB
turki
Keamanan Turki Bertindak Keras ke Pekerja Konstruksi Bandara
Pasukan keamanan Turki terlibat dalam penanganan protes pekerja konstruksi bandara (Foto: AFP).
Istanbul: Pekerja konstruksi di bandara Istanbul, Turki melakukan aksi protes terkait kondisi kerja. Aksi ini ditanggapi dengan keras dari pihak keamanan Turki.
 
Bandara yang menjadi ambisi dari Presiden Recep Tayyip Erdogan ini, dibangun untuk memperluas status metropolis dari Istanbul. Diperkirakan bandara ini akan memulai operasinya pada Oktober mendatang.
 
Tetapi di saat pembangunan masih berlanjut, para pekerja konstruksi menuntut perbaikan lingkungan kerja dari bandara ini. Mereka menilai kondisi kerja di lokasi itu sangat berbahaya.
 
"Ratusan pekerja melakukan aksi mogok menuntut perbaikan kondisi kerja," laporan kantor berita DHA, yang dikutip AFP, Jumat 14 September 2018.
 
"Sekelompok pekerja berkumpul di lokasi bandara pada Jumat (14 September), tetapi pasukan keamanan membubarkan mereka dengan tembakan gas air mata," lanjut laporan itu.
 
Terletak di Laut Hitam, bandara ini awalnya akan memiliki kapasitas untuk menampung sekitar 90 juta penumpang per tahun, tetapi jumlah itu diperkirakan akan meningkat menjadi 150 juta pada tahun 2023.
 
Untuk mempublikasikan proyek, pesawat Erdogan mendarat di sana pada bulan Juni hanya beberapa hari sebelum pemilihan presiden.
 
Namun demikian, ada laporan tentang sejumlah besar kematian di lokasi konstruksi di mana sekitar 35.000 orang bekerja siang-malam untuk menyelesaikannya tepat waktu untuk peresmian pada akhir Oktober.




(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id