Bendera Turki berkibar di area pesisir. (Foto: AFP)
Bendera Turki berkibar di area pesisir. (Foto: AFP)

Turki Kecam Resolusi AS soal Genosida Armenia

Internasional amerika serikat turki
Medcom • 30 Oktober 2019 12:50
Ankara: Turki mengecam sebuah resolusi yang diloloskan Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mengenai peristiwa bersejarah Genosida Armenia.
 
Genosida Armenia adalah istilah yang merujuk pada peristiwa bersejarah ketika Kekaisaran Ottoman membantai 1,5 juta warga Armenia dalam periode tahun 1914 hingga 1923.
 
"Kami menolak resolusi H.R. 296 mengenai Genosida Armenia yang diadopsi hari ini oleh DPR AS," ujar Kementerian Luar Negeri Turki, dikutip dari TRT World, Rabu 30 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam pemungutan suara di DPR AS, 405 anggota lintas partai mendukung resolusi Genosida Armenia, dengan hanya 11 suara menolak atau abstain.
 
"Resolusi tersebut, yang telah disusun dan diadopsi untuk konsumsi domestik, tidak memiliki dasar hukum dan fakta-fakta historis," tegas Kemenlu Turki. "Resolusi ini akan berimbas negatif terhadap citra AS di mata publik Turki," ungkapnya.
 
Meski telah diadopsi, resolusi Genosida Armenia tidak bersifat mengikat secara hukum. Turki menilai resolusi tersebut sebagai "langkah politik sia-sia" yang hanya diadopsi untuk menyenangkan sejumlah grup anti-Turki.
 
Kemenlu Turki menegaskan pemerintahan pusat di Ankara dan seluruh warga menganggap resolusi Genosida Armenia sebagai sesuatu "kosong dan hampa."
 
Menurut Turki, Genosida Armenia adalah peristiwa yang sudah terjadi sangat lama dan fakta-fakta sejarahnya yang tersaji saat ini berpotensi tidak akurat.
 
Pengadilan Eropa untuk Hak Asasi Manusia telah mengeluarkan putusan yang menyebutkan Genosida Armenia layak diperdebatkan. Pada 2005, Turki telah membuat sebuah proposal yang intinya adalah ajakan membentu Komisi Historis Gabungan untuk menyelidiki Genosida Armenia.
 
Ankara mengklaim proposal itu ditolak Pemerintah Armenia.
 
Penulis: Fitri Nur Rizkyani
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif