Kematian Jurnalis Arab Saudi

Menanti Keterangan Erdogan Terkait Kematian Khashoggi

Fajar Nugraha 23 Oktober 2018 09:42 WIB
arab sauditurki
Menanti Keterangan Erdogan Terkait Kematian Khashoggi
Jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi dibunuh di dalam gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki. (Foto: AFP).
Ankara: Turki berjanji hari ini akan mengungkapkan semua rincian dari 'pembunuhan keji' dari jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Sebelumnya muncul rekaman CCTV dari seorang pria yang berpakaian seperti Khashoggi keluar dari lokasi pembunuhannya.
 
Baca juga: Arab Saudi Akui Khashoggi Dibunuh di Konsulat.
 
Pria tersebut menggunakan baju yang dikenakan oleh Khashoggi saat masuk ke dalam gedung Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu. Munculnya rekaman video ini tampaknya bertentangan dengan penjelasan resmi kerajaan.
 
Ibrahim Kalin, Juru Bicara Presiden Recep Tayyip Erdogan, bersumpah  pada Senin 22 Oktober bahwa tidak ada yang akan tetap menjadi rahasia dalam peristiwa ini.
 
"Tidak ada yang akan tetap dirahasiakan dalam kasus ini," kata Kalin kepada wartawan di Ankara. "Ada tanggung jawab besar pada pihak berwenang Saudi untuk menjelaskan kasus ini," tegasnya, seperti dikutip Anadolu.
 
Arab Saudi, yang pada mulanya mengatakan Khashoggi telah meninggalkan konsulat dalam keadaan hidup, mengakui pada akhir pekan bahwa dia secara tidak sengaja terbunuh dalam perkelahian dengan beberapa agen intelijen.
 
Baca juga: Direktur CIA ke Turki Selidiki Kasus Khashoggi.
 
Erdogan tampaknya tidak puas dengan teori Arab Saudi dan sekarang mempersiapkan untuk mengedepankan narasi Turki sendiri dalam pidato hari ini.
 
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir pada Minggu 21 Oktober mengatakan bahwa kematian Khashoggi adalah imbas operasi yang melenceng. Dirinya juga menyebutkan tidak mengetahui dimana keberadaan jasadnya.
 
Penyelidik Turki yang terus mencari petunjuk atas kasus ini mengatakan, telah menemukan salah satu mobil yang meninggalkan konsulat saat kematian jurnalis berusia 59 tahun itu. Mobil itu ditemui di sebuah tempat parkir di Istanbul.
 
Muncul juga temuan bahwa pemimpin operasi itu menelepon dari konsulat kepada kantor Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. Rangkaian telepon dilakukan beberapa jam setelah Khashoggi dibunuh.
 
Adapun hingga saat ini Presiden Erdogan tidak ingin langsung menuduh ke Riyadh. Pengamat menilai Erdogan akan mengotorisasi bocornya informasi ke media pro-pemerintah untuk menekan Arab Saudi.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id