Petugas memasukkan puluhan hewan ke kandang masin-masing di Kebun Binatang Rafah, Jalur Gaza, 7 April 2019. (Foto: AFP/SAID KHATIB)
Petugas memasukkan puluhan hewan ke kandang masin-masing di Kebun Binatang Rafah, Jalur Gaza, 7 April 2019. (Foto: AFP/SAID KHATIB)

Satwa Kebun Binatang Gaza Dievakuasi ke Yordania

Internasional kebun binatang jalur gaza
Willy Haryono • 08 April 2019 12:25
Gaza: Lebih dari 40 hewan dalam "kondisi memprihatinkan" telah dipindahkan dari kebun binatang di Jalur Gaza ke sebuah penangkaran satwa liar di Yordania. Organisasi Four Paws mengaku telah memindahkan puluhan hewan tersebut dari Kebun Binatang Rafah yang terletak di dekat perbatasan Mesir.
 
Puluhan hewan tersebut meliputi singa, monyet, burung merak, landak dan banyak lainnya. Mereka semua dibius selama menjalani perjalanan sejauh 300 kilometer melewati Israel. Israel mengizinkan transfer hewan tersebut.
 
Dokter hewan Four Paws, Amir Khalil, mengatakan kepada kantor berita BBC bahwa beberapa kandang berukuran terlalu kecil untuk memindahkan hewan dari Kebun Binatang Rafah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hanya beberapa burung yang ditinggalkan di Kebun Binatang Rafah. Dua singa yang ditransfer ke Yordania nantinya akan dipindahkan ke Afrika Selatan jika kondisi keduanya sudah prima.
 
Kebun Binatang Rafah dibuka pada 1999. Four Paws menyoroti nasib hewan di kebun binatang tersebut sejak awal tahun ini, saat seekor singa betina sengaja dipotong di bagian kuku dan cakarnya agar para pengunjung dapat bermain bersama.
 
Sejumlah grup aktivis hewan mengecam pemilik Kebun Binatang Rafah, Fathy Jomaa, yang dinilai memperlakukan hewan secara buruk. Sepanjang tahun ini, empat anak singa mati di kebun binatang tersebut. Jomaa mengaku sudah menghubungi Four Paws untuk membantu memindahkan keempat hewan tersebut.
 
Jomma menyalahkan blokade Israel dan juga buruknya perekonomian di Gaza atas kondisi mengenaskan di Kebun Binatang Rafah.
 
"Saat kita memelihara seekor kucing selama sepekan atau satu bulan, tentu sedih saat kucing itu mati. Bayangkan bagaimana perasaan saya yang kehilangan sejumlah hewan yang telah saya rawat selama 20 tahun?" tutur Jooma kepada BBC.
 
Gaza pernah di bawah kendali Otoritas Palestina, dan antara 2007 hingga 2014 dikuasai kelompok militan Hamas. Hamas memenangkan pemilu legislatif pada 2006, namun terus berseteru dengan faksi rival mereka, Fatah.
 
Saat Hamas menguasai Gaza, Israel dengan cepat memblokade akses keluar masuk ke wilayah tersebut. Mesir juga memblokade akses keluar masuk Gaza di wilayah perbatasan selatan.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif