Unit militer Suriah berada di kota al-Eis, Aleppo, 9 Februari 2020. (Foto: AFP/STR)
Unit militer Suriah berada di kota al-Eis, Aleppo, 9 Februari 2020. (Foto: AFP/STR)

Serangan Suriah dan Rusia Tewaskan 20 Warga Sipil

Internasional krisis suriah
Willy Haryono • 10 Februari 2020 07:29
Idlib: Sedikitnya 20 warga sipil tewas dalam serangan udara gabungan pasukan Suriah dan Rusia yang berusaha merebut sebuah ruas jalan utama penghubung Damaskus dengan kota Aleppo, Minggu 9 Februari 2020. Operasi gabungan ini merupakan bagian dari upaya Suriah memberantas semua pemberontak dan juga ekstremis di wilayah Idlib.
 
Sebagian ruas jalan utama M5, yang menghubungkan Aleppo dengan Damaskus dan juga perbatasan Yordania, hingga kini masih dikuasai pemberontak. Pasukan Suriah dan sekutunya Rusia terus menggempur area tersebut, yang telah membuat setengah juta warga sekitar melarikan diri ke arah perbatasan Turki.
 
Menurut keterangan grup pemantau Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), serangan udara Rusia telah menewaskan 14 warga sipil, termasuk sembilan di desa Kar Nuran, Aleppo. Sementara bom barel Suriah menewaskan empat warga sipil di distrik Atareb.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dua kematian warga sipil lainnya masing-masing akibat tembakan artileri di dekat kota Jisr Al-Shugur dan serangan udara di desa Ketian.
 
Merebut M5 dapat membuat arus lalu lintas kembali seperti semula. Pemerintah Suriah berharap aktivitas normal di M5 dapat menghidupkan kembali perekonomian yang hancur berantakan akibat perang sipil.
 
SOHR menyebut bagian dari M5 yang masih dikuasai pemberontak memiliki panjang sekitar dua kilometer. "Pasukan rezim (Suriah) kini sudah menguasai beberapa desa di dekat jalan raya (M5)," ucap Kepala SOHR Rami Abdul Rahman kepada kantor berita AFP.
 
Ia menambahkan, pertempuran antara pasukan Suriah dan pemberontak terus berlanjut di sekitar area tersebut hingga menjelang Senin dini hari.
 
Perang sipil Suriah telah menewaskan ratusan ribu orang dan membuat jutaan lainnya kehilangan tempat tinggal sejak 2011.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif