Hizbullah Protes Keputusan AS soal Yerusalem
Demo Hizbullah di Beirut. (Foto: AFP)
Beirut: Demo di Lebanon terkait keputusan Amerika Serikat (AS) mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel tampaknya belum mereda.

Puluhan ribu pendukung Hizbullah tampak melakukan demo negara tersebut. Demo di Beirut sudah berlangsung sejak Minggu kemarin. 

Para pengunjuk rasa yang juga didukung oleh Syiah bergerak dari benteng selatan Beirut membawa spanduk bertuliskan "Yerusalem, ibu kota abadi Palestina" dan "Yerusalem adalah Milik Kami".


Dikutip dari AFP, Rabu 13 Desember 2017, unjuk rasa ini juga diikuti oleh remaja dan anak kecil yang membawa spanduk mengecam Presiden Donald Trump.

Israel sendiri telah berperang melawan Hizbullah di Lebanon pada 2006 silam. Dalam perang tersebut, lebih dari 1.200 orang Lebanon, yang mayoritas warga sipil dan 120 tentara Israel, tewas.

Israel menarik pasukannya dari Lebanon Selatan pada 2000, yang otomatis mengakhiri pendudukan 22 tahun.

Namun, kedua negara tetap berperang secara teknis dan kadang-kadang terjadi bentrokan di perbatasan.

Pada Minggu 10 Desember kemarin, beberapa orang pun dilaporkan luka ringan, termasuk salah seorang jurnalis dari AFP ketika pasukan keamanan Lebanon menahan amukan massa dengan gas air mata, meriam air dan peluru karet.




(CIT)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id