Aktivitas masyarakat di jalan raya penghubung Ghazni dengan Kabul, Afghanistan, 29 Oktober 2018. (Foto: AFP/ZAKERIA HASHIMI)
Aktivitas masyarakat di jalan raya penghubung Ghazni dengan Kabul, Afghanistan, 29 Oktober 2018. (Foto: AFP/ZAKERIA HASHIMI)

Bantu Afghanistan, Iran Berdiskusi dengan Taliban

Internasional taliban afghanistan iran
Willy Haryono • 26 Desember 2018 16:47
Teheran: Iran menggelar pertemuan dengan kelompok militan Taliban dalam upaya membantu menyelesaikan masalah keamanan di Afghanistan. Kabar disampaikan salah satu pejabat tinggi sektor keamanan Iran, Rabu 26 Desember 2018.

"Pemerintah Afghanistan sudah kami informasikan mengenai dialog dengan Taliban. Proses ini akan terus berlanjut," ucap Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan keamanan Nasional Agung Iran, dilaporkan oleh kantor berita Tasnim.

Detail mengenai tempat dan agenda diskusi tidak disebutkan Tasnim, media yang dianggap dekat dengan Garda Revolusioner Iran. Shamkhani menginformasikan pertemuan Iran dengan Taliban saat berkunjung ke Kabul hari ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Republik Islam Iran selalu menjadi salah satu pilar utama stabilitas di kawasan. Kerja sama antar kedua negara tentu akan membantu memperbaiki masalah keamanan di Afghanistan saat ini," sebut Shamkhani. Pemberontakan Taliban di Afghanistan sudah berlangsung selama lebih kurang 17 tahun. Selama ini Afghanistan selalu berusaha membujuk Taliban agar mau berdialog damai.

Baca: Komandan Taliban Tewas dalam Serangan di Afghanistan

Namun Taliban beberapa kali mengatakan hanya mau bernegosiasi dengan Amerika Serikat. Sementara AS menegaskan solusi damai di Afghanistan hanya bisa tercapai melalui dialog langsung antara pemerintah dengan Taliban.

November lalu, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengumumkan tim beranggotakan 12 orang yang akan menggelar dialog damai dengan Taliban. 

Ghani menetapkan empat prinsip yang ditegaskannya harus menjadi tulang punggung dari segala bentuk perjanjian apapun dengan Taliban. Dua dari empat poin itu adalah menghormati konstitusi Afghanistan serta menolak adanya intervensi urusan dalam negeri oleh grup kriminal atau "teroris."


(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi