Turki: Khashoggi Dicekik Sebelum Dimutilasi
Jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi. (Foto: AFP).
Ankara: Pernyataan resmi Turki membeberkan cara jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi dibunuh. Jaksa Agung mengatakan Khashoggi dicekik segera setelah dia masuk konsulat Arab Saudi di Istanbul, lalu dimutilasi.

"Sesuai rencana yang dibuat sebelumnya, korban, Jamal Khashoggi dicekik sampai mati setelah memasuki Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018 untuk mengurus keperluan pernikahannya," kata Jaksa Agung Istanbul, Irfan Fidan, dilansir dari laman AFP, Kamis 1 November 2018.

Pengungkapan tersebut dilakukan sejam setelah Jaksa Agung Arab Saudi meninggalkan Istanbul. Fidan mengatakan perlu mengungkapkan hal tersebut karena tidak ada hasil nyata dari perbincangan keduanya.


Baca: Jaksa Turki dan Saudi Ribut Terkait Penyelidikan Khashoggi

"Tubuh korban dipotong dan dihancurkan setelah dia mati lemas karena dicekik. Sekali lagi, ini sejalan dengan rencana awal," imbuhnya.

Laporan media Turki sebelumnya menuding Khashoggi dimutilasi hidup-hidup. Pembunuhan pria 59 tahun itu akibat dia mengkritik putra mahkota Arab Saudi.

Arab Saudi mengirim kepala penyelidikan ke Istanbul pekan ini. Jaksa Agung Sheikh Saud al-Mojeb tiba di Istanbul pada Minggu kemarin. Dia bertemu Fidan dua kali.

Al-Mojeb kembali ke Riyadh tanpa membuat pernyataan publik apapun.

"Terlepas dari upaya kami yang bermaksud baik untuk mengungkapkan kebenaran, tidak ada hasil nyata yang keluar dari pertemuan itu," demikian kata kantor Kejaksaan Turki.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id