Abu Bakar al-Baghdadi tewas dalam sebuah serangan dari Amerika Serikat. Foto: AFP
Abu Bakar al-Baghdadi tewas dalam sebuah serangan dari Amerika Serikat. Foto: AFP

Kematian Baghdadi Akan Menyebabkan ISIS Terpecah

Internasional isis
Marcheilla Ariesta • 01 November 2019 16:12
Damaskus: Islamic State (ISIS) mengonfirmasi kematian Abu Bakr al-Baghdadi, pemimpin mereka yang tewas dalam serangan pasukan khusus Amerika Serikat, akhir pekan lalu. Mereka bersumpah akan membalas dendam terhadap AS atas kematian Baghdadi.
 
Dilansir dari Euronews, Jumat, 1 November 2019, kelompok ini mengkonfirmasi kematian pemimpinnya lewat rekaman video yang diunggah secara online. Dalam video itu pula, mereka mengatakan Abu Ibrahim al-Hashemi al-Quraishi sebagai pemimpin baru mereka.
 
Peniliti di Swansea University, Aymenn al-Tamimi mengatakan pemimpin baru itu tidak dikenal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kematian Baghdadi mungkin akan menyebabkan ISIS terpecah, meninggalkan siapa pun yang muncul sebagai pemimpin baru mereka," katanya.
 
Menurut dia, masih harus dilihat jika kehilangan pemimpin dapat memengaruhi kemampuan kelompok tersebut. Dia menambahkan, akan berbahaya jika pemimpin yang baru menggunakan kematian Baghdadi untuk memprovokasi pengikut mereka berbuat teror.
 
"Saya pikir lewat (video) ini, mereka ingin memberi pesan bahwa mereka tak hancur walau pemimpinnya tewas" katanya.
 
Baghdadi tewas dalam serangan pasukan khusus AS, bersama dua anaknya yang masih di bawah 12 tahun. Kematian Baghdadi diumumkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif