Polisi menggunakan meriam air dalam membubarkan pengunjuk rasa di Diyarbakir, Turki, Senin 19 Agustus 2019. (Foto: AFP)
Polisi menggunakan meriam air dalam membubarkan pengunjuk rasa di Diyarbakir, Turki, Senin 19 Agustus 2019. (Foto: AFP)

Ratusan Kurdi Kecam Pencopotan Tiga Wali Kota Turki

Internasional turki
Willy Haryono • 20 Agustus 2019 08:46
Diyarbakir: Ratusan etnis Kurdi berunjuk rasa mengecam pencopotan tiga Wali Kota Turki oleh pemerintah pusat. Unjuk rasa digelar di depan gedung pemerintah daerah Diyarbakir, Senin 19 Agustus 2019.
 
Tiga Wali Kota yang dicopot masing-masing dari kota Diyarbakir, Mardin dan Van. Mereka semua adalah politisi dari Partai Demokrasi Rakyat (HDP).
 
Dikutip dari Turkey Purge, polisi berusaha membubarkan demonstran dengan menggunakan meriam air. Hingga saat ini belum ada laporan apakah bentrok antara petugas dan pedemo menelan korban.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut laporan BBC News Turkce, tugas Wali Kota Diyarbakir dijalankan sementara oleh Gubernur Hasan Basri Guzeloglu. Wali Kota Mardin dan Van juga masing-masing digantikan Gubernur Mustafa Yaman dan Mehmet Emin Bilmez.
 
Otoritas Turki menuduh ketiganya mendukung Partai Pekerja Kurdi (PKK) dan juga Serikat Komunitas Kurdistan (KCK). Turki menganggap keduanya sebagai organisasi teroris.
 
HDP membantah memiliki kaitan apapun dengan PKK, dan hanya pernah berusaha memediasi perdamaian antara grup tersebut dengan pemerintah pusat.
 
Saat ini ratusan anggota HDP dan sekitar 40 wali kota berada di tahanan Turki. Mantan kepala HDP, Selahattin Demirtas, telah berada di balik jeruji besi sejak November 2016 -- kasusnya dikritik Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa.
 
Turki melancarkan operasi 'pembersihan' terhadap sejumlah pejabat oposisi di berbagai sektor sejak berakhirnya percobaan kudeta pada 2016.
 
Meski percobaan kudeta tidak terkait langsung dengan isu Kurdi, operasi di bawah perintah Presiden Recep Tayyip Erdogan telah membuat 95 dari 102 wali kota pro-Kurdi disingkirkan dari jabatan mereka.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif