Ulama di Bangladesh keluarkan fatwa haram emoji di Facebook. Foto: AFP
Ulama di Bangladesh keluarkan fatwa haram emoji di Facebook. Foto: AFP

Ulama Bangladesh Keluarkan Fatwa Haram Emoji Facebook

Internasional facebook peristiwa unik bangladesh
Fajar Nugraha • 24 Juni 2021 13:05
Dhaka: Seorang ulama Bangladesh terkemuka mengeluarkan fatwa mencengangkan terhadap orang-orang yang menggunakan emoji ‘haha’ di Facebook untuk mengejek orang. Dia mengeluarkan bahwa emoji itu haram.
 
Ahmadullah yang terkenal memiliki lebih dari tiga juta pengikut di Facebook dan YouTube. Secara teratur muncul di acara televisi untuk membahas masalah agama di negara berpenduduk mayoritas Muslim itu.
 
Pada Sabtu dia memposting video tiga menit di mana dia membahas ejekan orang di Facebook dan mengeluarkan fatwa. Dia menjelaskan bagaimana emoji "benar-benar haram” digunakan oleh umat Islam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini kami menggunakan emoji ‘haha’ ??Facebook untuk mengejek orang," kata Ahmadullah dalam video yang telah dilihat lebih dari dua juta kali, seperti dikutip Yahoo News, Kamis 24 Juni 2021.
 
"Jika kita bereaksi dengan emoji ‘haha’ ??murni karena kesenangan dan hal yang sama dimaksudkan oleh orang yang memposting konten, tidak apa-apa,” tegasnya.
 
“Tetapi jika reaksi Anda dimaksudkan untuk mengejek atau mengejek orang yang memposting atau berkomentar di media sosial, itu dilarang sama sekali dalam Islam,” tambah Ahmadullah.
 
"Saya meminta Anda untuk menahan diri dari tindakan ini. Jangan bereaksi dengan 'haha' untuk mengejek seseorang. Jika Anda menyakiti seorang Muslim, dia mungkin akan membalas dengan bahasa yang buruk yang tidak terduga,” ungkapnya.
 
Ribuan pengikut bereaksi terhadap videonya, sebagian besar positif, meskipun beberapa ratus mengolok-oloknya dengan menggunakan emoji ‘haha’.
 
Ahmadullah adalah salah satu pengkhotbah Islam baru Bangladesh yang paham internet yang telah menarik jutaan pengikut secara online. Komentar mereka tentang masalah agama dan sosial sangat populer, menarik jutaan penayangan per video.
 
Beberapa telah mendapatkan ketenaran dengan klaim aneh tentang asal usul virus korona. Beberapa dituduh menyebarkan kebencian, sementara beberapa telah berubah menjadi selebriti karena video mereka yang menyenangkan.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif