Seekor gajah yang mendobrak tembok rumah warga di Thailand untuk cari makanan. Foto: ViralPress
Seekor gajah yang mendobrak tembok rumah warga di Thailand untuk cari makanan. Foto: ViralPress

Gajah Dobrak Rumah Warga demi Curi Sekantung Beras

Internasional serangan hewan peristiwa unik thailand
Fajar Nugraha • 22 Juni 2021 12:16
Bangkok: Ini adalah momen yang luar biasa ketika seekor gajah lapar mendobrak dinding dapur sebuah keluarga untuk mencuri sekantong beras di tengah malam di Hua Hin, Thailand. Hewan besar bernama Plai Bunchuay, mengendus makanan dan masuk ke rumah pada Minggu pukul 2.00 pagi waktu setempat.
 
Rachadawan Phungprasopporn dan suaminya terbangun oleh suara itu dan bergegas ke dapur untuk melihat apa yang terjadi. Mereka terkejut melihat gajah dengan gadingnya yang besar mengobrak-abrik lemari dengan belalainya yang panjang.
 
Tidak berhenti di situasi itu, gajah itu bahkan mengambil sekantung plastik beras yang dimasukkan ke dalam mulutnya. Rachadawan mengatakan suaminya membantu mengusir binatang itu, yang menghilang ke hutan terdekat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Gajah ini terkenal di daerah itu karena dia menyebabkan banyak kerusakan,” ujar Rachadawan, seperti dikutip AFP, Selasa 22 Juni 2021.
 
"Dia datang ke rumah sekitar dua bulan yang lalu dan melihat-lihat, tetapi dia tidak merusak apa pun saat itu. Kami berbicara dengan petugas satwa liar setempat dan mereka mengatakan kepada kami untuk tidak menyimpan makanan di dapur karena baunya menarik gajah, jadi kami mengikuti saran mereka,” imbuhnya.
 
Namun besarnya kekuatan gajah, tidak bisa dihadang dengan tembok rumah Rachadawan. Dirinya pun khawatir gajah itu akan kembali lagi melakukan aksinya.
 
“(Perbaikan) tembok itu akan menelan biaya sekitar 50.000 Baht atau sekitar Rp22,7 juta. Lucu melihat gajah seperti itu, tapi saya juga khawatir dia bisa kembali lagi,” sebut Rachadawan.
 
Thailand memiliki sekitar 2.000 gajah Asia yang hidup di alam liar tetapi sering terjadi konflik ketika mereka bersentuhan dengan manusia di jalan dan di desa. Staf dari Taman Nasional percaya bahwa hewan-hewan itu telah mengubah perilaku mereka sebagai respons terhadap makanan yang tersedia dari manusia.
 
"Penjelasan yang paling mungkin untuk situasi ini adalah gajah mencium bau makanan dan ingin memakannya,” ujar Petugas konservasi Supanya Chengsutha.
 
“Ini bukan karena gajah sangat lapar, karena makanan di hutan tetap sama. Ada banyak dan itu tidak berubah. Tetapi kadang-kadang individu gajah mengalami perubahan perilaku dan karakter, jadi tidak ada satu faktor pun mengapa mereka melakukan ini,” ungkapnya.
 
Chengsutha menambahkan, kebiasaan makan gajah juga telah berubah sekarang karena mereka lebih sering bersentuhan dengan manusia. Mereka sudah mulai menyukai makanan yang dimakan orang.
 
“Bisa juga karena pemburu serta keberadaan jebakan di hutan telah mengganggu gajah dan telah pindah dari hutan yang lebih dalam menuju pemukiman,” pungkasnya.

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif