Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Ditembak Anjing Sendiri, Izin Senjata Pria Jerman Dicabut

Internasional peristiwa unik
Arpan Rahman • 22 Februari 2019 07:15
Munich: Pengadilan di Jerman menyidangkan kasus perihal seorang pemilik hewan peliharaan yang terluka setelah ditembak di bagian lengan oleh anjingnya sendiri.
 
Anjing itu menembak pemiliknya setelah berhasil mengokang pelatuk senapan, yang tergeletak di mobilnya.
 
Pria itu, seorang pemburu yang 'bersemangat', sudah dicabut izin kepemilikan senjata apinya di pengadilan administrasi Munich. Ia mengajukan banding terhadap putusan tersebut, yang dikeluarkan pada Selasa. Dia juga kehilangan izin berburu sesudah insiden itu, yang terjadi pada 2016.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari laman Metro.co.ukJumat 21 Februari 2019, pengadilan memutuskan pemburu itu tidak bisa diandalkan "karena dapat diasumsikan bahwa ia akan memiliki senjata api dan amunisi secara sembarangan nanti".
 
Pria, yang namanya tidak dirilis, boleh mengajukan banding atas putusan tersebut. Jenis anjing dan namanya juga tidak diumumkan.
 
Insiden itu terjadi dua bulan setelah seorang pria Amerika ditembak oleh anjing blasteran jenis Rottweiler bernama Charlie di atas truk pikapnya sendiri.
 
Sonny Gilligan akan berburu Jackrabbit (kelinci yang biasa ditemukan di negara terbuka di Amerika Utara bagian barat) bersama tiga anjingnya Charlie, Scooter, dan Cowboy di New Mexico, ketika Charlie menyelinap ke belakang dan kakinya tersangkut pada pelatuk pistol.
 
Dia kemudian menembak pemiliknya yang tidak waspada, yang duduk di kursi pengemudi, meninggalkan 'lubang menganga' di tubuhnya.
 
Sonny terluka tetapi selamat dan mengatakan Charlie "sangat mencintainya" dan "tidak bermaksud melakukannya".
 
Di Rusia tahun lalu dilaporkan bahwa Sergei Terekhov, 64 tahun, tewas saat berburu dengan saudaranya ketika salah satu anjing Estonia mulai bermain-main di tepi Sungai Volga.
 
Kaki anjing itu tersangkut dalam senapan yang tergeletak di tanah dan menembak ke arah Terekhov.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi