Spons unik mirip alien ET ditemukan di dasar laut Pasifik. (Foto:NOAA)
Spons unik mirip alien ET ditemukan di dasar laut Pasifik. (Foto:NOAA)

Makhluk Mirip 'Alien ET' Ditemukan di Dasar Pasifik

Internasional Spesies Baru
Willy Haryono • 11 Juli 2020 20:04
Maryland: Sesosok makhluk laut mirip dengan alien dalam film "ET" telah ditemukan di dasar laut perairan Pasifik timur. Penemuan makhluk yang dijuluki sebagai "Spons ET" ini diumumkan oleh Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA).
 
Diklasifikasikan sebagai spesies dan genus baru, makhluk tersebut ditemukan di dasar lautan sekitar 2,4 kilometer dari permukaan laut. NOAA mengatakan makhluk aneh ini terlihat "tumbuh" dari dasar lautan yang berbatu.
 
"Berlokasi sekitar 1.369 dari Hawaii, terdapat 'komunitas spons mirip alien' berwarna merah muda yang sepertinya melihat balik ke para penyelam," ucap NOAA dalam keterangan tertulis, dilansir dari laman Stuff.co.nz, Sabtu 11 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tumbuh di dasar lautan, spons ini memiliki dua lubang besar mirip mata dari film alien kesayangan kita semua, E.T: The Extra-Terrestrial," sambungnya.
 
Spons tipe glass sponge ditemukan pertama kali pada 2016. Ilmuwan yang menemukannya bernama Christiana Castello Branco. Awalnya, ia tak menyangka makhluk yang ditelitinya itu belum diketahui di dunia sains.
 
Branco menamakan spesies baru itu sebagai Advhena magnifica. "Namun semua orang kini menyebutnya sebagai 'Spons ET,'" ucap Branco.
 
"Biasanya kita mengasosiasikan nama atas fitur unik dari spesies baru, atau untuk menghormati nama seseorang atau nama tim ekspedisi," lanjutnya.
 
"Bentuk dari spons ini mirip dengan alien yang ada di film, dengan leher kurus panjang, kepala dan mata yang besar. Advhena berasal dari kata Latin advena yang artinya adalah alien," tutur Branco.
 
Makhluk Mirip 'Alien ET' Ditemukan di Dasar Pasifik
Advhena magnifica atau Spons ET. (Foto: NOAA)
 
NOAA mengatakan glass sponge adalah jenis spons yang biasanya menembak di permukaan keras. Hewan ini biasa memakan "bakteria kecil atau plankton."
 
Sampel dari "Spons ET" diambil dalam ekspedisin penyelaman selama lima jam di Pigafetta Seamont di Pasifik timur.
 

(WIL)



TERKAIT
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif