Buku Beracun Ditemukan di Perpustakaan Denmark
Salah satu buku beracun yang ditemukan di perpustakaan Denmark. (Foto: University of Southern Denmark)
Kopenhagen: Tiga buku langka dari abad ke-16 dan 17, yang berada di sebuah perpustakaan di Denmark, berlumuran racun mematikan. Fakta ini diungkapkan sekelompok ilmuwan dari University of Southern Denmark.

Penemuan ini seolah menyuarakan isi dari novel dan film berjudul The Name of the Rose, yang menceritakan sekelompok orang di biara Italia pada abad ke-14 yang tewas usai membuka halaman-halaman beracun dari sebuah naskah terlarang.

Analisis Sinar-X dari buku-buku yang disimpan di University of Southern Denmark itu mengungkapkan konsentrasi besar elemen arsenik.


Dalam upaya mengidentifikasi teks-teks Latin yang digunakan dalam ketiga buku itu, para peneliti sempat kesulitan membacanya karena ada lapisan cat hijau tebal. Cat itu mengaburkan huruf-huruf yang ada di dalam buku.

Studi tentang lapisan pigmen hijau itu kemudian berujung pada penemuan arsenik -- salah satu zat paling beracun di dunia.

"Saat kami menempatkan Sinar-X di permukaan hijau buku, kami melihat jumlah arsenik yang sangat tinggi," kata Kaare Lund Rasmussen, profesor di University of Southern Denmark, kepada Fox News, seperti dikutip dari Sky News, Minggu 8 Juli 2018.

Para ilmuwan meyakini racun itu mungkin dipaparkan ke buku-buku tersebut untuk melindunginya dari serangga dan hama.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360