Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Tidak Salat Jumat, Enam Pria Malaysia Dihukum Penjara

Internasional malaysia
Arpan Rahman • 06 Desember 2019 07:10
Kuala Lumpur: Enam Muslim Malaysia dilaporkan telah dijatuhi hukuman satu bulan penjara karena melewatkan salat yang melanggar hukum Islam. Putusan ini memicu kekhawatiran baru pada Rabu 4 Desember tentang meningkatnya konservatisme agama di negara multietnis.
 
Beribadah Salat Jumat adalah wajib bagi pria Muslim, tetapi jarang hukuman keras seperti itu dijatuhkan karena tidak salat.
 
“Berusia 17 hingga 35 tahun, para lelaki itu ditangkap sedang berpiknik di dekat air terjun dan bukannya ikut salat pada Jumat, hari paling suci dalam sepekan bagi umat Islam,” surat kabar Harian Metro melaporkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mereka juga didenda antara 2.400 hingga 2.500 Ringgit Malaysia atau Rp8 juta hingga Rp8,4 juta masing-masing setelah mengaku bersalah Minggu di pengadilan syariah di negara bagian timur laut Terengganu yang konservatif.
 
Mereka masih bebas dengan jaminan sementara mereka mengajukan banding atas hukuman. Mereka bisa dipenjara selama dua tahun di bawah hukum syariah Malaysia yang mayoritas Muslim.
 
"Dugaan kegagalan menghadiri salat Jumat adalah masalah pribadi," Zaid Malek, dari kelompok hak asasi Pengacara untuk Liberty, mengatakan dalam sebuah pernyataan.
 
"Sementara tindakan semacam itu mungkin dianggap tidak pantas oleh sebagian masyarakat Muslim, hukuman pidana berlebihan dan bukan cara untuk mengatasinya," tuturnya, dinukil dari Channel News Asia, Jumat 6 Desember 2019.
 
Dia juga mengatakan hukuman tersebut bertentangan dengan janji dari menteri urusan agama untuk fokus pada rehabilitasi para penjahat, daripada hukuman.
 
Para pengkritik mengatakan kasus itu menyoroti bahwa Islam yang secara tradisional toleran di Malaysia sedang terkikis, dan itu terjadi berminggu-minggu setelah empat lelaki dicambuk karena melakukan hubungan seks gay yang melanggar hukum syariah.
 
Malaysia memiliki sistem hukum dua jalur, dengan pengadilan syariah menangani beberapa kasus untuk warga Muslim.
 
Sekitar 60 persen dari 32 juta penduduk Malaysia adalah etnis Muslim Melayu dan negara ini juga merupakan hunian bagi komunitas etnis India dan Tiongkok, yang biasanya tidak menganut Islam.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif