Seorang personel keamanan Afghanistan berada di lokasi bom bunuh diri di luar kompleks perusahaan keamanan Inggris di Kabul, Afghanistan, 29 November 2018. (Foto: AFP/NOORULLAH SHIRZADA)
Seorang personel keamanan Afghanistan berada di lokasi bom bunuh diri di luar kompleks perusahaan keamanan Inggris di Kabul, Afghanistan, 29 November 2018. (Foto: AFP/NOORULLAH SHIRZADA)

Rentetan Serangan Taliban Tewaskan 21 Aparat Afghanistan

Internasional taliban afghanistan
Arpan Rahman • 02 Januari 2019 15:07
Kabul: Rentetan serangan kelompok militan Taliban menewaskan 21 orang di provinsi Sar-e-Pul, Afghanistan. Serangan terjadi di ibu kota dari provinsi tersebut yang memiliki nama sama, Sar-e-Pul, dan distrik Sayad.
 
Ratusan militan Taliban terpantau berada di luar kota Sar-e-Pul. Juru bicara gubernur provinsi Sar-e-Pul Zabihullah Amani mengatakan ibu kota terancam jatuh ke tangan Taliban jika pasukan bantuan tidak segera dikerahkan.
 
"Musuh masih mengumpulkan kekuatan di luar kota," kata Amani kepada kantor berita AFP.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami telah mengerahkan pasukan yang tersedia di dalam kota, namun belum ada bantuan yang datang dari luar sejauh ini. Penduduk kota sangat khawatir," cetusnya, seperti disitat dari AFP, Selasa 1 Januari 2019.
 
Serangan dilancarkan Taliban ke Sar-e-Pul dan distrik Sayad pada Senin malam. Amani mengatakan tujuan dari serangan itu adalah untuk menguasai beberapa sumur minyak di wilayah pinggiran kota.
 
Ia menambahkan sedikitnya 21 aparat gabungan, termasuk polisi dan agen intelijen, tewas dan 23 lainnya terluka dalam serangan Taliban. "Mereka telah beberapa kali menyerang kota, namun kali ini ancamannya lebih serius," katanya.
 
Taliban mengonfirmasi telah terjadinya serangan di Sar-e-Pul, dan mengatakan para anggotanya telah menguasai tiga pos pemeriksaan dan membunuh serta melukai 50 personel keamanan.
 
Grup ekstremis terbesar di Afghanistan itu telah merebut banyak wilayah secara signifikan pada 2018, termasuk kota Ghazni yang berjarak hanya beberapa jam dari Kabul. Taliban sempat sempat menguasai kota itu selama beberapa hari, sebelum akhirnya diusir pasukan lokal yang dibantu kekuatan udara Amerika Serikat.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif