Jumlah kasus terkonfirmasi virus korona nCoV di Tiongkok per hari Minggu 26 Januari 2020 mencapai 1.975. (Foto: AFP / Hector RETAMAL)
Jumlah kasus terkonfirmasi virus korona nCoV di Tiongkok per hari Minggu 26 Januari 2020 mencapai 1.975. (Foto: AFP / Hector RETAMAL)

Virus Korona: 56 Orang Tewas, Total Kasus Hampir 2.000

Internasional virus korona tiongkok
Willy Haryono • 26 Januari 2020 10:47
Beijing: Jumlah korban tewas virus korona di Tiongkok kembali bertambah menjadi 56, dengan total kasus terkonfirmasi mendekati 2.000 pasien pada Minggu 26 Januari 2020. Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok menyebutkan tambahan data hari ini meliputi 15 kematian dan 688 kasus baru.
 
Dari 15 kematian terbaru, 13 berasal dari Hubei, provinsi tempat berdirinya kota Wuhan yang merupakan episenter penyebaran Novel Coronavirus atau nCoV. Satu kematian tambahan dilaporkan berasal dari Shanghai.
 
Sedikitnya 52 orang telah dinyatakan tewas akibat nCoV di Hubei, dua di Henan, satu di Heilongjiang dan satu di Hebei. Otoritas Hubei secara terpisah merilis data mengenai adanya 323 kasus terkonfirmasi tambahan, sejak virus itu pertama kali muncul di Wuhan pada Desember tahun lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Otoritas Tiongkok melaporkan bahwa secara total, jumlah kasus virus korona di seantero negeri mencapai 1.975.
 
Sebelumnya, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan penyebaran virus korona di seantero Negeri Tirai Bambu terus meningkat. Pernyataan disampaikan Xi dalam sebuah pertemuan khusus pemerintah di tengah momen perayaan Tahun Baru Imlek.
 
"Negara kita sedang menghadapi situasi serius," kata Xi kepada sejumlah pejabat senior.
 
Wuhan dan sejumlah kota lainnya di Tiongkok telah ditutup total. Penutupan dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut di tengah bermunculannya kasus virus korona di banyak negara. Kota Wuhan merupakan episenter penyebaran virus korona nCoV.
 
Selain menutup akses ke Wuhan dan beberapa kota lain, otoritas Tiongkok tengah menggenjot upaya pembangunan dua rumah sakit darurat di Wuhan. Satu rumah sakit darurat ini diproyeksikan memiliki kapasitas 1.000 tempat tidur, dan yang kedua 1.300.
 
Komite Kesehatan Nasional Tiongkok mengaku telah mengerahkan 1.230 dokter ke Wuhan, kota yang merupakan episenter penyebaran virus korona nCoV. Virus yang muncul sejak Desember tahun lalu ini diyakini berasal dari sebuah pasar yang menjual beragam hewan di Wuhan.
 
Sedikitnya 450 dokter militer, termasuk mereka yang memiliki pengalaman memerangi wabah SARS dan Ebola, juga dikerahkan ke Wuhan.
 
Varian baru virus korona ini menimbulkan gejala mirip penyakit Sindrom Pernapasan Akut Berat atau SARS. Gejala umum yang ditimbulkan meliputi demam, batuk dan sesak napas.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif