Sekjen PBB Antonio Guterres. (Foto: AFP)
Sekjen PBB Antonio Guterres. (Foto: AFP)

Sekjen PBB Minta Asia Hentikan 'Kecanduan' Batu Bara

Internasional batu bara ktt asean perubahan iklim
Willy Haryono • 03 November 2019 08:03
Bangkok: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan negara-negara di Asia untuk menghentikan "kecanduan" mereka terhadap penggunaan batu bara demi mengatasi dampak buruk perubahan iklim.
 
Batu bara adalah sumber energi utama di banyak negara Asia.
 
Guterres mengatakan negara-negara di Asia adalah kelompok paling rentan terkena dampak pemanasan global, sehingga harus "menjadi yang terdepan" dalam mengatasinya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengutip sebuah studi yang menunjukkan bahwa negara-negara di Asia berisiko dilanda banjir terkait perubahan iklim.
 
Berbicara kepada awak media di Bangkok, Thailand, Sabtu 2 November 2019, Guterres menyebut perubahan iklim sebagai "isu paling penting di era kita saat ini."
 
Orang nomor satu di PBB itu sedang berada di Thailand dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ke-35 ASEAN.
 
Studi yang dikutip Guterres -- dirilis pada Selasa 29 Oktober -- menunjukkan bahwa jutaan orang di wilayah pesisir berisiko terkena dampak banjir terkait perubahan iklim di tahun 2050.
 
Menurut studi itu, mayoritas yang akan terkena dampak banjir tersebut adalah warga di beberapa negara Asia.
 
"Orang-orang bisa saja memperdebatkan keakuratan data-data ini. Tapi yang jelas, trennya sudah terlihat," tutur Guterres, dilansir dari laman BBC.
 
Isu batu bara diakui Guterres sebagai sesuatu yang "sensitif" di wilayah Asia. Hal itu dikarenakan sejumlah negara di Asia tengah merencanakan pembangunan pembangkit listrik berbasis batu bara "dalam jumlah besar."
 
"Kita semua perlu menghentikan subsidi untuk energi fosil. Kita juga harus berhenti menciptakan pembangkit listrik berbasis batu bara di masa mendatang," ungkap Guterres.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif