Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Aksi Radikal di Indonesia Terinspirasi dari Luar

Internasional terorisme
Sonya Michaella • 26 Juni 2019 11:58
Jakarta: Radikalisme dan ekstremisme kini menghantui hampir seluruh negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. Mayoritas, para pelaku ekstremisme ini mengatasnamakan agama dan menyerang agama lain.
 
Staf Khusus Presiden RI Bidang Hubungan Religius Internasional Siti Ruhaini berpendapat aksi-aksi tersebut sedikit banyak terinspirasi dari apa yang terjadi di dunia, misalnya reformasi Iran.
 
“Reformasi Iran menjadi salah satu inspirasi mereka di mana yang melakukannya kebanyakan anak-anak muda dan mahasiswa dari kampus-kampus ternama di Indonesia. Bisa saya simpulkan, radikalisme kebanyakan berasal dari kampus negeri, bukan kampus Islam,” kata Siti, dalam diskusi di Erasmus Huis, Jakarta, Rabu 26 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Siti menambahkan, fenomena yang kini terjadi di Indonesia memang dilakukan oleh kelompok garis keras yang didukung oleh partai tertentu untuk menyerang kelompok lain bahkan pemerintah.
 
“Di samping itu ada fenomena silent majority yang sebenarnya bisa meredam suara dari kelompok garis keras ini. Namun kita belum melihat di mana kelompok silent majority ini,” ucapnya.
 
Sebagai staf khusus Presiden Joko Widodo, Siti meyakini bahwa Jokowi sangat serius dalam menangani isu radikalisme dan ujaran kebencian. Salah satunya UU ITE yang digunakan untuk meredam hal tersebut di media sosial.
 
“UU ITE bukan menargetkan orangnya melainkan perilaku orang tersebut dan apa yang ia lakukan. Ini salah satu cara untuk meredam yang kini marak terjadi di Indonesia dengan berasaskan agama,” tuturnya.
 
Terkait dengan menangkal radikalisme dan ekstremisme dari luar Indonesia, Siti juga meyakini bahwa Jokowi telah melakukan kerja sama dengan negara-negara lain terutama soal terorisme.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif