Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kemenlu RI Andri Hadi, di Bandung, Selasa 18 Desember 2018. (Foto: Dok.Kemenlu RI).
Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kemenlu RI Andri Hadi, di Bandung, Selasa 18 Desember 2018. (Foto: Dok.Kemenlu RI).

Tiga Strategi Perlindungan WNI di Luar Negeri

Internasional kemenlu perlindungan wni
Marcheilla Ariesta • 18 Desember 2018 22:17
Bandung: Kementerian Luar Negeri RI membocorkan tiga strategi perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Tiga strategi itu adalah pencegahan, deteksi dini dan respons cepat.
 
"Sebagai bagian dari empat pilar utama diplomasi Indonesia, upaya pelindungan WNI di luar negeri dilakukan oleh Kemenlu dengan melakukan penanganan kasus, penguatan kelembagaan, dan diplomasi pelindungan," kata Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kemenlu RI Andri Hadi, di Bandung, Selasa 18 Desember 2018.
 
Dia menambahkan sejak 2014 hingga 2018, Kemenlu berhasil melakukan repatriasi 181.942 WNI atau tenaga kerja Indonesia (TKI) bermasalah. Kemenlu juga berhasil menyelesaikan 51.088 kasus, mengevakuasi 16.432 WNI, membebaskan 36 dari 38 sandera, membebaskan 446 WNI dari 618 hukuman mati, dan mengembalikan Rp408 milyar hak finansial para tenaga kerja Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Diplomasi perlindungan tersebut disampaikan kepada para mahasiswa dalam rangkaian acara DiploFest 2018 di Bandung. Andri mengisi kuliah umum dihadapan 370 mahasiswa Universitas Pasundan.
 
DiploFest merupakan upaya Kemenlu memperkenalkan diplomasi ke masyarakat luas, termasuk pelajar. Kegiatan di Bandung berlangsung sejak 18 hingga 19 Desember 2018. Sebelumnya, kegiatan ini diselenggarakan di Yogyakarta pada Oktober 2018 dan di Surabaya pada November 2018.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif