Junius Ho (tengah) berusaha beradu argumen dengan demonstran di Hong Kong, 12 Agustus 2019. (Foto: AFP/MANAN VATSYAYANA)
Junius Ho (tengah) berusaha beradu argumen dengan demonstran di Hong Kong, 12 Agustus 2019. (Foto: AFP/MANAN VATSYAYANA)

Politikus Pro-Tiongkok Ditusuk di Hong Kong

Internasional hong kong
Willy Haryono • 06 November 2019 10:57
Hong Kong: Seorang politikus pro-Tiongkok terluka dalam sebuah penusukan di Hong Kong, Rabu 6 November 2019. Penusukan ini merupakan bagian dari aksi kekerasan di tengah gelombang protes di Hong Kong yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.
 
Sebuah video di media sosial Hong Kong memperlihatkan momen terjadinya penusukan. Seorang pria yang sedang memegang karangan bunga mendekati Junius Ho, yang sedang berkampanye bersama anggota partainya di Tuen Mun.
 
Pria itu memberikan bunga kepada Ho dan meminta untuk berfoto bersama. Namun tiba-tiba pria itu mengambil pisau dari dalam tas, dan menusukkannya ke dada korban.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ho dan para ajudannya dengan cepat menahan pelaku yang berteriak dalam bahasa Kanton: "Junius Ho brengsek!" Kepolisian Hong Kong mengatakan tiga orang terluka dalam penusukan, termasuk pelaku.
 
Seorang sumber polisi menginformasikan AFP bahwa Ho terkena tusukan di bagian dada kiri. Saat dibawa ke ambulans, Ho berada dalam kondisi sadar.
 
Bersama pemimpin Hong Kong Carrie Lam dan Kepala Kepolisian Stephen Lo, Ho telah menjadi salah satu politikus yang tidak disukai demonstran pro-demokrasi.
 
Dia telah lama dikenal sebagai seorang politikus yang vokal dalam menyuarakan dukungannya terhadap Tiongkok.
 
Namanya semakin dikenal pada 21 Juli, saat Ho terekam kamera sedang berjabat tangan dengan sekelompok pria di kota Yuen Long. Sekelompok pria itu kemudian memukuli para pengunjuk rasa dengan tongkat. Sebanyak 40 orang terluka dalam pemukulan tersebut.
 
Selama ini Ho terus mendukung kepolisian Hong Kong dan juga menyuarakan ulang kecaman Tiongkok atas gelombang demonstrasi. Ho sering menggunakan kata-kata provokatif saat menyuarakan pandangannya.
 
Sejauh ini Hong Kong dan juga Tiongkok cenderung keras terhadap para pedemo dan menolak adanya konsesi.
 
Selasa kemarin, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengekspresikan "kepercayaan tingkat tinggi" kepada Carrie Lam saat keduanya bertemu di Shanghai.
 
Xi meminta Lam untuk melakukan "upaya-upaya efektif" dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Hong Kong. Ia juga menyarankan agar Lam menggelar dialog dengan semua sektor dan elemen di kota semi-otonom tersebut.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif