Kepolisian Indonesia berjaga-jaga di depan Bawaslu sejak 21 Mei 2019 malam. (Foto: AFP)
Kepolisian Indonesia berjaga-jaga di depan Bawaslu sejak 21 Mei 2019 malam. (Foto: AFP)

Prancis Minta Warganya Jauhi Pusat Kota Jakarta

Internasional Demo Massa Penolak Pemilu
Sonya Michaella • 22 Mei 2019 13:58
Jakarta: Kedutaan Besar Prancis di Jakarta yang terletak di Jalan Thamrin, tutup pada hari ini. Pengumuman ini dikeluarkan sehari sebelum kericuhan terjadi di depan Gedung Bawaslu usai pengumuman resmi KPU terkait pilpres 2019.
 
"Dengan ini kami menginformasikan bahwa pelayanan umum Kedutaan Besar Prancis di Jakarta akan tutup pada Rabu 22 Mei 2019," sebut pernyataan dari Kedubes Prancis.
 
Kedubes Prancis juga mengimbau agar warganya menunda atau tidak mengunjungi pusat kota untuk sementara waktu hingga situasi kondusif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Kedubes AS Imbau Warganya Jauhi Kawasan Tanah Abang
 
"Warga Prancis yang berada di Jakarta untuk lebih waspada pada beberapa hari ini dan menghindari tempat-tempat ramai untuk sementara," tulis pengumuman Kedubes Prancis.
 
Kericuhan terjadi di beberapa wilayah di ibu kota Jakarta, termasuk Tanah Abang, Jakarta Pusat. Semalam, massa melempari polisi dengan batu dan bom molotov saat membuat kericuhan di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
 
Tak hanya itu, sekelompok orang juga membuat ricuh di depan Markas Brimob di Petamburan. Mereka membakar kantor dan mobil yang terparkir di depan Markas Brimob.
 
Hingga kini, polisi masih berjaga-jaga di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan KPU, serta di Tanah Abang.
 

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif