Korsel Minta PBB Verifikasi Penutupan Situs Nuklir Korut
Presiden Korsel Moon Jae-in (kiri) berbicara dengan pemimpin Korut Kim Jong-un di desa Panmunjom, Zona Demiliterisasi, 27 April 2018. (Foto: AFP/KCNA via KNS)
Seoul: Presiden Korea Selatan Moon Jae-in meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memverifikasi rencana penutupan situs uji coba nuklir Korea Utara. Permintaan itu disampaikan Moon kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres via sambungan telepon. 

Permintaan Moon dikonfirmasi juru bicara PBB Stephane Dujarric. "Presiden (Moon) mencari dukungan PBB untuk memverifikasi penutupan situs nuklir DPRK, seperti yang sudah diumumkan Pemimpin DPRK Kim Jong-un," ujar Dujarric, menggunakan akronim dari nama resmi Korut. 

Seperti dikutip AFP, Selasa 1 Mei 2018, "Presiden Moon juga meminta dukungan PBB untuk mengubah Zona Demiliterisasi menjadi Zona Perdamaian," tambah Dujarric. 


Guterres mengatakan PBB siap mendiskusikan segala bentuk dukungan. Namun, ia tidak menyebutkan detail lebih lanjut. 

Baca: Korut akan Tutup Situs Nuklir Utama pada Mei

Agensi Energi Atom Internasional (IAEA), grup pengawas yang masih satu bagian dengan PBB, memiliki keahlian untuk memverifikasi situs nuklir Korut. 

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi Korea pada Jumat lalu, Kim mengatakan kepada Moon bahwa dirinya akan menutup situs uji coba nuklir Punggye-ri. Pernyataan disampaikan usai keduanya bertekad mengejar perjanjian damai permanen dan denuklirisasi Semenanjung Korea. 

Dewan Keamanan PBB telah menjatuhkan serangkaian sanksi ekonomi kepada Korut usai Pyongyang melakukan uji coba nuklir dan sejumlah peluncuran misil tahun lalu. 

Terkait KTT Korea, Guterres memuji "pertemuan historis" tersebut, dan meminta Kim serta Moon untuk segera mengubah komitmen mereka menjadi aksi nyata.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id