Merekam Anak Majikan Mandi, TKI Hong Kong Dipenjara
Cuplikan live streaming dari seorang TKI di Hong Kong. (Foto: SCMP)
Hong Kong: Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hong Kong harus mendekam di penjara selama tiga bulan karena mempublikasikan siaran langsung tiga anak majikannya yang sedang mandi via Facebook.

Yuni Kristiani, 28 tahun, merekam tiga dari empat anak majikan meski sang ibu telah melarangnya memotret ataupun merekam anak-anaknya tanpa izin. 

Namun, Yuni tetap merekam dan menayangkan live streaming tersebut selama kurang lebih 17 menit. Tiga anak majikannya terlihat sedang mandi telanjang di bawah pancuran. 


Dilansir dari South China Morning Post, Selasa 17 April 2018, ketika sang ibu tahu bahwa video anak-anaknya ada di Facebook, ia melaporkan Yuni ke polisi. Video itu pun dihapus dua hari kemudian.

Ketika diinterogasi polisi, Yuni mengaku tak bermaksud jahat dan merekam hanya untuk bersenang-senang dengan tiga anak majikannya. Bahkan ia bersikukuh bahwa anak-anak majikannya yang meminta direkam. 

Ia juga mengaku tak sengaja mengunggah video tersebut di Facebook. 

Yuni pun meminta maaf kepada majikannya, namun ia tetap dipenjara selama tiga bulan karena melanggar kepercayaan dan privasi majikan.

Sang majikan pun memaafkan Yuni karena catatan pekerjaannya selalu baik sejak 2016 silam. 



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id