Ilustrasi penjara. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi penjara. (Foto: Medcom.id)

Iran Bebaskan Dua Blogger Australia

Internasional australia iran
Arpan Rahman • 06 Oktober 2019 16:06
Canberra: Iran membebaskan dua blogger asal Australia yang dijebloskan ke penjara karena menerbangkan sebuah pesawat tanpa awak atau drone di dekat sebuah instalasi militer. Sejumlah pihak menduga pembebasan keduanya merupakan bagian dari skema pertukaran tahanan antara Iran dan Australia.
 
Pemerintah Australia membantah pembebasan Jolie King dan Mark Firkin merupakan skema pertukaran tahanan. Namun keduanya dibebaskan saat seorang mahasiswa asal Iran yang ditahan di Brisbane diperbolehkan pulang ke negaranya.
 
King dan Firkin ditahan di Iran pada awal Juli usai menerbangkan sebuah drone dekat instalasi militer di Jajrood. Keduanya mengaku menerbangkan drone untuk membuat konten video.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keduanya meninggalkan Perth pada 2017, dan mendokumentasikan semua perjalanan mereka untuk kemudian diunggah di sebuah blog bernama The Way Overland. Keduanya juga mengunggah puluhan video serta foto ke situs YouTube dan Instagram.
 
Drone diizinkan terbang di Iran, namun pengoperasiannya dibatasi sejumlah aturan ketat. Seseorang di Iran tidak boleh menerbangkan drone di atas kerumunan massa, di kota Teheran, atau sejumlah situs sensitif.
 
Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne menegaskan pembebasan King dan Firkin terwujud lewat "negosiasi yang sangat sensitif" dengan Iran.
 
"Penderitaan mereka berdua akhirnya berakhir. Mereka telah dipertemukan kembali dengan orang-orang tercinta," kata Payne, dirilis dari Guardian, Minggu 6 Oktober 2019. Ia menambahkan, King dan Firkin berada dalam kondisi sehat.
 
Sementara itu Reza Dehbasi Kivi, mahasiswa asal Iran yang mengambil program S2 di University of Queenland, telah dibebaskan dari sebuah di penjara di Brisbane. Ia ditahan selama 13 bulan atas tuduhan melanggar sanksi ekonomi Amerika Serikat yang dijatuhkan kepada Iran.
 
Canberra menyebut Dehbashi Kivi kini sudah diperbolehkan pulang dan tidak akan diekstradisi ke AS. Media nasional Iran, Irib, mengonfirmasi bahwa Dehbashi Kivi telah tiba di Teheran pada Sabtu 5 Oktober.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif