Delegasi Afghanistan dan Taliban menyepakati roadmap perdamaian di Doha, Qatar, Senin 8 Juli 2019. (Foto: AFP/KARIM JAAFAR)
Delegasi Afghanistan dan Taliban menyepakati roadmap perdamaian di Doha, Qatar, Senin 8 Juli 2019. (Foto: AFP/KARIM JAAFAR)

Afghanistan dan Taliban Sepakati Roadmap Perdamaian

Internasional taliban afghanistan
Willy Haryono • 09 Juli 2019 07:39
Doha: Sejumlah tokoh berpengaruh Afghanistan dan perwakilan kelompok militan Taliban menyepakati "roadmap perdamaian" di akhir dialog selama dua hari di Doha, Qatar, Senin 8 Juli 2019. Pertemuan ini berjalan beriringan dengan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Taliban yang juga berlangsung di Doha.
 
Pertemuan Afghanistan dan Taliban berakhir dengan pernyataan gabungan, menekankan pada "roadmap perdamaian" yang didasarkan pada pengawasan proses perdamaian, pemulangan orang-orang telantar internal (IDP), dan jalannya pemerintahan Afghanistan tanpa pengaruh negara lain.
 
Pernyataan gabungan juga meliputi tekad untuk "memastikan hak-hak perempuan di bidang politik, sosial, ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan dalam kerangka nilai-nilai Islami."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini bukan sebuah perjanjian, tapi landasan untuk memulai diskusi," ujar Mary Akrami, direktur eksekutif Jaringan Perempuan Afghanistan, kepada kantor berita AFP.
 
"Berita baiknya adalah, kedua kubu menyepakatinya," lanjut dia.
 
Amir Khan Mutaqi dari Taliban, yang pernah menjadi menteri saat kelompok tersebut berkuasa pada 1996-2001, membacakan pernyataan gabungan tersebut dalam versi bahasa Pashto. Sementara Habiba Sarabi, Wakil Dewan Perdamaian Tinggi Afghanistan, membacakannya dalam versi bahasa Dari.
 
Sekitar 70 orang menghadiri pertemuan tersebut yang berlangsung di sebuah hotel mewah di Doha. Tepuk tangan meriah mewarnai ruangan pertemuan saat pernyataan gabungan dibacakan.
 
"Kami cukup terkejut mengenai keseriusan kedua kubu. Mereka berkomitmen mengakhiri konflik ini," kata utusan khusus anti-terorisme Qatar, Mutlaq al-Qahtani.
 
Dialog antar-Afghanistan ini dilakukan setelah AS dan Taliban berdialog selama enam hari. Negosiasi AS dan Taliban dihentikan sementara untuk dialog antar-Afghanistan.
 
Rangkaian dialog AS dan Taliban akan dilanjutkan kembali di Doha hari ini, Selasa 9 Juli 2019. AS dan Taliban sama-sama berkeinginan mencapai sebuah resolusi untuk mengakhiri konflik di Afghanistan yang telah berjalan 18 tahun.
 
Washington mengaku ingin menyepakati sebuah perjanjian politik dengan Taliban menjelang pemilihan umum presiden Afghanistan pada September mendatang.
 
Baca: AS dan Taliban Lanjutkan Dialog ke Putaran Ketujuh
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif