Alat berat beroperasi di lokasi runtuhnya sebuah jembatan di Nanfangao, Taiwan, Selasa 1 Oktober 2019. (Foto: AFP/SAM YEH)
Alat berat beroperasi di lokasi runtuhnya sebuah jembatan di Nanfangao, Taiwan, Selasa 1 Oktober 2019. (Foto: AFP/SAM YEH)

KDEI Taiwan Kirim Tim Tangani WNI Korban Jembatan Ambruk

Internasional taiwan
Sonya Michaella • 02 Oktober 2019 00:07
Taipei: Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taiwan mengirim tim untuk menangani tujuh Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban jembatan ambruk di Taiwan. Tujuh WNI ini berprofesi sebagai Anak Buah Kapal (ABK).
 
"KDEI Taipei telah mengirimkan tim ke lokasi kejadian dan mendapat informasi terdapat 4 WNI ABK yang mengalami luka luka dan terdapat 3 WNI ABK yang hilang, diduga terjebak diantara reruntuhan," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha, Rabu 2 Oktober 2019.
 
Menurut Judha, KDEI Taipei terus mendampingi dan memberikan bantuan kepada WNI yang menjadi korban luka-luka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tim di lapangan juga berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk pencarian korban WNI hilang," lanjut dia.
 
Jembatan yang menghubungkan teluk Nanfangao ini tiba-tiba runtuh di tengah cuaca cerah dan menimpa sejumlah kapal nelauan serta truk pengangkut minyak.
 
Menteri Transportasi Taiwan Lin Chia-lung menegaskan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Menurutnya, jembatan tersebut masih dapat bertahan hingga 50 tahun ke depan.
 
"Kondisi cuaca terkini, gempa bumi dan beberapa pemeriksaan terdahulu di jembatan tersebut akan kami periksa," ungkap Lin.
 
Beberapa insiden sebelumnya terkait jembatan di Taiwan sebagian besar melibatkan angin topan. Pada 2009, dua jembatan di Taiwan rusak parah usai diterjang Topan Morakot, yang juga menewaskan lebih dari 400 orang.
 
Taiwan, yang terletak di dekat persimpangan dua lempeng tektonik, juga sering dilanda gempa bumi.
 
Gempa terparah di Taiwan adalah yang berkekuatan magnitudo 7,6 di tahun 1999. Kala itu, guncangan menewaskan sekitar 2.400 orang dan menghancurkan puluhan ribu bangunan.
 

(JMS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif