Lelang Tuna Terakhir di Pasar Ikan Tsukiji
Acara lelang terakhir ikan tuna di pasar Tsukiji, Jepang, 6 Oktober 2018. (Foto: AFP/NICOLAS DATICHE)
Tokyo: Para pedagang berkumpul pada Sabtu 6 Oktober 2018 subuh untuk mengikuti acara pelelangan terakhir di Tsukiji, pasar ikan di Jepang yang popularitasnya mendunia. Ini merupakan lelang terakhir sebelum nantinya Tsukiji dipindahkan ke lokasi baru di Tokyo.

Ini merupakan momen emosional bagi para peserta veteran, yang mengakui kapasitas Tsukiji saat ini sudah tidak bisa menampung skala operasional yang semakin membesar di jantung ibu kota Jepang.

"Saya hampir saja menangis," ucap Hisao Ishii, seorang mantan petugas lelang yang kembali ke Tsukiji untuk melihat momen-momen terakhirnya.


"Hari ini adalah hari perpisahan. Tsukiji berusaha bertahan seiring berjalannya waktu, tapi sekarang sudah semakin menua," lanjut dia kepada kantor berita AFP. "Saya datang ke sini untuk mengucapkan terima kasih dan selamat tinggal kepada Tsukiji."

Sekitar pukul 03.00-04.00 dini hari waktu Tokyo, para pedagang berdatangan ke Tsukiji untuk mengikuti lelang terakhir. Lelang di Tsukiji adalah salah satu ritual paling tak tergantikan di dunia kuliner Tokyo, dan juga merupakan daya tarik utama untuk para turis.

Baca: Menteri Susi Sambangi Tempat Penyimpanan Ikan Tuna Terbesar di Jepang

Ratusan tuna segar dan beku ditempeli penanda bobot dan pelabuhan asal kedatangan, kemudian dideretkan di area pelelangan. Para calon pembeli memeriksa satu per satu tuna tersebut.

Pada pukul 06.00 pagi, suara lonceng berbunyi yang menandakan acara lelang dimulai. Petugas lelang kemudian meneriakkan harga-harga kepada para pembeli, yang satu per satu mengangkat tangannya. Pembeli mengangkat tangan sebagai tanda menyepakati harga yang ditawarkan.

Lelang tuna di Tsukiji sering mencetak rekor penjualan, termasuk rekor 155,4 juta atau setara Rp27 miliar untuk satu ikan jenis bluefin pada 2013.




(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id