Kebakaran hutan melanda area Harrington, Australia, Jumat 8 November 2019. (Foto: AFP / Kelly-ann Oosterbeek)
Kebakaran hutan melanda area Harrington, Australia, Jumat 8 November 2019. (Foto: AFP / Kelly-ann Oosterbeek)

Kebakaran Hutan Australia Tewaskan 2 Orang

Internasional kebakaran hutan australia
Willy Haryono • 09 November 2019 08:25
New South Wales: Sedikitnya dua orang tewas dan 100 rumah rusak dalam kebakaran hutan yang berkobar di sejumlah wilayah di Australia timur, Sabtu 9 November 2019.
 
Pemimpin New South Wales Gladys Berejiklian mengatakan ada tujuh orang yang dinyatakan hilang dalam kebakaran ini. Sementara petugas pemadam berusaha mengendalikan sejumlah titik api di wilayah timur yang telah berkobar sejak Jumat kemarin.
 
"Saya rasa jumlah (korban jiwa) dapat bertambah sepanjang hari ini," kata Berejkilian, dilansir dari laman AFP. Jika dilihat dari prakiraan cuaca, ia khawatir intensitas kebakaran berpotensi memburuk pekan depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Petugas mengaku telah menemukan satu jenazah di dalam mobil di tengah kebakaran. Terdapat juga seorang wanita yang meninggal meski petugas medis berusaha keras menyelamatkannya.
 
"Melihat situasi saat ini, sepertinya ada 100 rumah yang hancur dalam kebakaran," ujar dinas pemadam New South Wales. Lebih dari 30 orang terluka dalam kebakaran ini, sebagian besar adalah petugas pemadam.
 
Hampir 100 titik api berkobar di New South Wales dan Queensland, meski hanya lima yang dianggap benar-benar berbahaya.
 
Perdana Menteri Australia Scott Morrison menilai tingginya jumlah titik api "sangat mengkhawatirkan." Ia mengimbau warga di wilayah timur untuk "tetap menjaga diri" dan mendengarkan arahan otoritas setempat.
 
Melalui Twitter, PM Morrison mengaku terus mendapatkan informasi terkait kebakaran. "Kami siap memberikan bantuan apapun," tulisnya.
 
Sejauh ini, sekitar 1.200 petugas pemadam dan 70 pesawat dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan di Australia timur.
 
Kebakaran hutan adalah peristiwa yang sering terjadi di Australia. Namun sejumlah ilmuwan memprediksi kebakaran di banyak negara pada 2019 akan lebih berat dari tahun-tahun sebelumnya. Penyebabnya adalah perubahan iklim dan juga siklus cuaca tak menentu yang memicu angin kencang, kelembapan rendah dan temperatur tinggi.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif