Kantor Penghubung Korut-Korsel Dijadwalkan Dibuka Hari Ini
Pemimpin Korut Kim Jong-un (kiri) dan Presiden Korsel Moon Jae-in (kanan). (Foto: AFP).
Seoul: Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel) rencananya akan membuka kantor penghubung di sisi utara perbatasan pada hari ini, Jumat 14 September 2018. Pembukaan kantor ini bertujuan untuk mempermudah diskusi denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Kantor perhubung gabungan ini dilihat sebagai permulaan dari kedutaan de facto. Selain itu, kantor ini dinilai sebagai langkah lain menuju kerja sama lebih erat antara kedua Korea.

Pemimpin Korut Kim Jong-un dan Presiden Korsel Moon Jae-in akan mengadakan pertemuan ketiga mereka tahun ini di Pyongyang. Rencananya akan dilakukan pekan depan.


Diharapkan pertemuan keduanya dapat membantu menyelesaikan kebuntuan diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Korut. 

Awalnya, pembukaan kantor penghubung ini direncanakan pada Agustus lalu, namun ditunda ketika perundingan denuklirisasi antara AS dan Korut terhenti. Meski demikian, Kim mengirim pesan ke utusan Korsel pekan lalu dan ingin mencapai denuklirisasi tersebut selama masa jabatan Trump.

Surat Kim tersebut dikirimkan usai Trump menyampaikan pemimpin Korut itu memberinya pesan hangat. Kim menuliskan surat untuk Trump dan meminta pertemuan lain untuk kembali menghidupkan harapan demi kemajuan.

"Dengan pembukaan kantor penghubung ini, komunikasi kedua Korea bisa semakin lancar. Awalnya kita hanya berkomunikasi lewat faks dan saluran telepon khusus yang sering terputus saat hubungan kedua negara merosot," ucap juru bicara Kementerian Unifikasi Korsel Baik Tae-hyun, dikutip dari Channel News Asia.

"Saat ini kita bisa berkomunikasi 24 jam selama 365 hari," imbuhnya.

Pejabat setingkat wakil menteri dari masing-masing negara akan memimpin kantor baru. Kantor ini juga akan berfungsi sebagai tempat negosiasi permanen pada pertemuan mingguan.

"Kami akan mengelola hubungan antar-Korea secara stabil dan berharap bahwa ini juga akan membantu kemajuan pembicaraan denuklirisasi antara Korut dan AS," tutur Baik.

Sekitar 50 hingga 60 orang dari masing-masing Korea akan menghadiri upacara pembukaan kantor baru. Kantor penghubung tersebut terletak di Kaesong, perbatasan Korut sekitar 60 kilometer dari Seoul dan 141 kilometer dari Pyongyang.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id