Bendera nasional Tiongkok terlihat di kejauhan. (Foto: AFP)
Bendera nasional Tiongkok terlihat di kejauhan. (Foto: AFP)

Tiongkok Kesal Ilustrasi Bendera Diganti Partikel Virus

Internasional virus korona tiongkok
Marcheilla Ariesta • 29 Januari 2020 15:02
Copenhagen: Tiongkok menuntut permintaan maaf dari koran Denmark Jyllands-Posten mengenai kartun satir yang menampilkan bendera nasional Negeri Tirai Bambu. Karikatur tersebut menunjukkan ilustrasi bendera nasional Tiongkok yang mengganti lambang bintang menjadi menyerupai partikel virus.
 
"Tanpa simpati dan empati, (ilustrasi) itu telah melintasi batasan masyarakat beradab dan juga etika kebebasan berbicara serta menyinggung hati nurani manusia," kata Kedutaan Tiongkok di Copenhagen, dilansir dari Business Insider, Rabu 29 Januari 2020.
 
Namun, pemimpin redaksi Jylannds-Posten, Jacob Nybroe membantah telah mengolok wabah virus korona tipe Novel Coronavirus (nCoV) yang terjadi di Tiongkok. Nybroe juga menolak meminta maaf karena menerbitkan ilustrasi itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Nybroe, tak ada kesalahan dalam penerbitan ilustrasi tersebut.
 
"Kami tidak dapat meminta maaf atas sesuatu yang kami pikir tidak salah. Kami tidak punya niat untuk merendahkan atau mengejek. Kami juga tidak berpikir gambar itu bermasalah," katanya.
 
"Sejauh yang saya bisa lihat, ada dua bentuk pemahaman budaya yang berbeda di sini," imbuh Nybroe.
 
Surat kabar ini sebelumnya juga pernah memancing kemarahan atas karikatur satir yang menggambarkan Nabi Muhammad sebagai teroris pembawa bom pada 2005.
 
Virus korona nCoV diyakini berasal dari pasar hewan liar di Wuhan. Saat ini, virus tersebut telah menyebar setidaknya ke-16 negara lain. Virus ini menyebabkan 132 orang meninggal dunia dan lebih dari 6.000 orang terinfeksi.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif