Jelang Asian Games, Tiongkok Manfaatkan Informasi Konsuler melalui Animasi

Fajar Nugraha 29 Juni 2018 15:08 WIB
asian games 2018indonesia-tiongkok
Jelang Asian Games, Tiongkok Manfaatkan Informasi Konsuler melalui Animasi
Pada 2018 ditargetkan warga negara Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia mencapai angka 3 juta jiwa. (Foto:Medcom/Fajar)
Jakarta: Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta mempersiapkan diri untuk menghadapi gelaran Asian Games ke-18, dengan mengeluatkan film layanan Konsuler. Bukan hanya menghadapi Asian Games, film ini juga ditujukan untuk membantu warga Tiongkok memahami aturan konsuler di Indonesia.

“Kami meluncurkan film Layanan Konsuler ‘Wonderful Trip to Indonesia’ dan Iklan Layanan Konsuler dengan Tema Asian Games tahun 2018. Di sini kami berharap Asian Games akan mencapai kesuksesan yang luar biasa dan bagi Warga Negara Tiongkok yang akan datang ke Indonesia menonton pertandingan atau kunjungan wisata, kami juga mendoakan semoga mendapat perjalanan yang lancar dan baik,” ujar Wakil Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Sun Weide, di kantor Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta, Jumat 29 Juni 2018.

“Tayangan iklan layanan konsuler akan diputar secara berulang di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada saat Asian Games berlangsung. Film animasi layanan konsuler dengan judul “Wonderful Trip to Indonesia" juga akan ditayangkan segera dan bertahap di pesawat rute penerbangan dari dan ke Indonesia, yaitu Air China, China Southern, China Eastern, dan Xiamen Air,” imbuhnya.


Wadubes Sun mengatakan Kementerian Pariwisata Indonesia juga akan membantu pihak Kedutaan untuk memperkenalkan film layanan konsuler ini kepada Garuda Indonesia, Lion Air, Citilink dan penerbangan-penerbangan domestik lainnya. Ini adalah pertama kalinya Kedutaan menggunakan media iklan layanan masyarakat dan film animasi untuk melakukan pekerjaan layanan konsuler dengan cara yang lebih menarik dan mudah dimengerti. 

“Kami berharap dapat membuat setiap warga negara Tiongkok yang melakukan perjalanan ke Indonesia terbantu dengan pelayanan ini dan lebih meningkatkan kesadaran agar perjalanan wisata terasa lebih nyaman dan berbudaya,” imbuh Sun.

Semua layanan ini menurut Sun dilakukan agar warga negara Tiongkok dapat merasa nyaman melakukan kunjungan ke Indonesia. Menurutnya ini harapan besar pihak Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia sekaligus juga merupakan tanggung jawab yang sangat berat. 

“Beberapa tahun terakhir, kami dengan giat mengembangkan konsep ‘Menjadikan Masyarakat sebagai Pusat’, mengembangkan daya pikir positif dalam bekerja, berinovasi dan memperkaya metode kerja, melalui penyelenggaraan acara komunikasi layanan konsuler, rapat kerja layanan konsuler, mendirikan sistem penghubung layanan konsuler. Kami juga meluncurkan Wechat resmi untuk publik 'Berkunjung ke Indonesia dengan Nyaman', membuka patroli liburan aman, mengumumkan peringatan Konsuler secara tepat waktu dan pekerjaan-pekerjaan lainnya, bekerja keras membangun kesan yang baik,” ucap Wadubes Sun. 

Lebih lanjut Dubes Sun menambahkan pihaknya berharap dapat terus bekerja sama melakukan dan pelayanan keamanan terhadap warga negara Tiongkok yang datang ke Indonesia. Kerja sama tersebut antara lain dilakukan dengan pihak Kementerian Pariwisata, Direktorat Jenderal Imigrasi, otoritas Bandara Soekarno-Hatta.

Bagi Sun saat ini, hubungan antara Indonesia-Tiongkok sedang berkembang pesat, hubungan komunikasi dan kerja sama bilateral semakin mendalam, kunjungan timbal balik kedua negara juga semakin gencar. Ini dibktikan dari jumlah Warga Negara Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia meningkat tajam. Pada tahun 2017 jumlahnya menembus angka dua juta orang. Pada 2018 ditargetkan warga negara Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia mencapai angka 3 juta jiwa. Hingga kini Tiongkok merupakan negara pengunjung Indonesia terbanyak. 






(WAH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id