Sebuah kendaraan yang digunakan oleh Kazuhiro Kusakabe menabrak kerumunan warga di Tokyo, Jepang. (Foto: AFP).
Sebuah kendaraan yang digunakan oleh Kazuhiro Kusakabe menabrak kerumunan warga di Tokyo, Jepang. (Foto: AFP).

Pemuda Jepang Hantam Warga dengan Mobil, Delapan Terluka

Internasional tabrak jepang
Fajar Nugraha • 01 Januari 2019 16:03
Tokyo: Jepang pada umumnya dikenal sebagai negara yang jarang sekali diwarnai dengan kejahatan besar. Kali ini seorang pria melakukan serangan di tengah kerumunan warga Tokyo.
 
Pria yang diidentifikasi sebagai Kazuhiro Kusakabe, menabrak kerumunan warga yang merayakan malam pergantian tahun di Tokyo. Delapan orang dilaporkan terluka dalam kejadian ini.
 
Stasiun berita Jepang NHK menyebutkan, Kusakabe yang berasal dari Osaka ini sempat mengklaim bahwa tindakannya adalah sebuah aksi teror. Namun kemudian pemuda berusia 21 tahun menjelaskan bahwa aksinya merupakan balasan atas hukuman mati yang diterapkan di Negeri Sakura.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Insiden itu terjadi tak lama setelah tengah malam waktu setempat di daerah wisata populer Harajuku, dekat Kuil Meiji, di pusat Tokyo.
 
"Saya tidak percaya, ini adalah tempat yang saya kenal, jadi ini sangat mengejutkan," kata seorang pekerja berusia 27 tahun, Tatsuhiro Yaegashi, kepada NHK, yang dikutip AFP, Selasa 1 Januari 2019.
 
Jalan ditutup untuk kendaraan pada saat kejadian guna mengakomodasi sejumlah besar pejalan kaki menuju kuil untuk sholat Tahun Baru. Video TV dari tempat kejadian pada Selasa menunjukkan kendaraan berwarna abu-abu yang digunakan dalam serangan itu, diposisikan di seberang jalan. Bagian depan kendaraan rusak parah dan puluhan polisi dan petugas penyelamat berada di lokasi.
 
“Tersangka melarikan diri dari tempat kejadian dan menyerang seorang pejalan kaki sebelum dia ditangkap 20 menit kemudian. Sekitar 20 liter minyak tanah ditemukan di dalam kendaraan,” lapor NHK.
 
"Aku mengetahui tentang kejadian itu nanti. Tapi aku ngeri untuk berpikir. Jika kejadian itu terjadi lima menit kemudian, aku akan terlibat," seorang wanita yang berjalan melewati tempat kejadian tak lama setelah kejadian itu mengatakan kepada NHK.
 
Dalam serangan serupa pada 2008, seorang lelaki yang mengaku bosan dengan rutinitas hidupnya mengendarai truk sewaan ke kerumunan pejalan kaki di Tokyo sebelum melompat keluar dan menikam beberapa orang. Setidaknya tujuh orang tewas dan belasan lainnya terluka.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi