Bank Korsel Sumbangkan Rp385 Juta untuk Korban Gempa Lombok

Marcheilla Ariesta 07 Agustus 2018 17:30 WIB
Gempa Lombok
Bank Korsel Sumbangkan Rp385 Juta untuk Korban Gempa Lombok
Bank Korsel Sumbangkan Rp385 Juta untuk Korban Gempa Lombok. (Foto: Dok. KBRI Seoul).
Seoul: Duta Besar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi menerima bantuan donasi dana dari President & CEO Kookmin Bank, salah satu bank terbesar Korsel,  Mr. HUR Yin. Bantuan tersebut sebagai ungkapan belasungkawa masyarakat Korsel untuk Indonesia.

"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam seraya berharap bahwa dampak yang ditimbulkan bencana ini dapat ditekan seminimum mungkin," ungkap Hur, dikutip dari keterangan KBRI Seoul, Selasa 7 Agustus 2018.

Dia menyerahkan bantuan senilai 30 juta won atau setara Rp385 juta. Bantuan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia.


Wakil Presiden Palang Merah Korsel Kim Yoon Heeuga menyampaikan keprihatinannya atas bencana alam yang menimpa Indonesia. "Saya sangat sedih dengan terjadinya bencana ini, terutama dengan jatuhnya korban jiwa," ungkap dia.

Dubes Umar menghaturkan terima kasih atas pemberian bantuan tersebut. Dia mengatakan perhatian besar masyarakat Korea Selatan sangat berarti untuk para korban.

"Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia, saya mengucapkan terima kasih atas keprihatinan dan kepedulian yang besar masyarakat Korea Selatan akan musibah yang menimpa masyarakat Lombok," tuturnya.

"Saat ini Pemerintah RI secara cepat dan terkoordinasi telah melakukan berbagai langkah penanggulangan bencana, termasuk mengkoordinasikan seluruh jajaran terkait agar penanganan pasca gempa dilakukan secara cepat,  baik evakuasi maupun penanganan logistik untuk memitigasi  dan mencegah bertambahnya korban," imbuh Umar.

Umar mengatakan bantuan yang diterima merupakan wujud nyata kedekatan antara masyarakat kedua negara.

Lombok merupakan salah satu destinasi utama wisata di Indonesia, selain Bali, bagi masyarakat Korsel. Sebanyak 700 orang pekerja migran Indonesia yang berada di Korsel berasal dari Lombok.

Umar menuturkan mereka aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Dalam paguyuban bernama Gabungan Anak Lombok (GALOK ), mereka melakukan kegiatan keagamaan setiap bulan, membentuk kelompok musik serta mendirikan klub sepak bola.

Terkait dengan penanganan turis internasional, terutama turis Korsel yang turut terdampak gempa ini, Dubes RI menggaris bawahi bahwa hal tersebut juga telah ditangani Pemerintah RI dengan baik. "Pelayanan terhadap turis yang terkena dampak juga merupakan salah satu yang diprioritaskan Pemerintah RI," pungkas Dubes Umar.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id