Presiden Korsel: Kesepakatan Trump-Kim Akhiri Perang Dingin
Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un. (Foto: AFP)
Seoul: Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in menyebut semua kesepakatan yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mengakhiri perang dingin.

"Perjanjian 12 Juni di Sentosa akan dicatat sebagai peristiwa bersejarah yang telah membantu memecah warisan perang dingin terakhir di dunia," kata Moon, dikutip dari South China Morning Post, Rabu 13 Juni 2018.

Ia bahkan sudah bisa memprediksi berhasilnya pertemuan ini saat bertemu dengan Kim pada Mei lalu dan menerima telepon Trump sehari sebelum KTT AS-Korut di Singapura. 


"Saya menyampaikan penghargaan tertinggi untuk keberanian kedua pemimpin yang berani mengambil langkah menuju perubahan," lanjutnya.

Moon juga mendesak adanya upaya yang tulus dari kedua negara dan negara-negara tetangga seperti Jepang dan Tiongkok untuk pendekatan lebih baik lagi demi perdamaian dunia.

Ia pun meminta dukungan masyarakat internasional untuk meningkatkan hubungan antar-Korea, pembicaraan militer serta diskusi tentang isu-isu kemanusiaan kedua negara.

Sejumlah kesepakatan sudah dibentuk antara Trump dan Kim, antara lain denuklirisasi, masalah hak asasi manusia, serta penarikan pasukan AS dari Semenanjung Korea dan normalisasi hubungan diplomatik AS-Korut.

Penandatangan terjadi menggunakan meja yang pernah dipakai sekali oleh Hakim Agung Singapura. Furnitur ini dirancang pada 1939 oleh perajin lokal untuk gedung bekas Mahkamah Agung dan sekarang dipinjamkan ke Kedutaan AS untuk pertemuan tingkat tinggi ini.




(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id