Presiden Diaspora Indonesia Amerika Serikat, Herry Utomo (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).
Presiden Diaspora Indonesia Amerika Serikat, Herry Utomo (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

Menlu RI Dipastikan jadi Pembicara di Kongres Diaspora Indonesia

Internasional diaspora indonesia
Sonya Michaella • 15 Agustus 2017 12:17
medcom.id, Jakarta: Menteri Luar Negeri RI Retno L.P Marsudi dipastikan akan menjadi pembicara di Plenary Congress of Indonesian Diaspora keempat yang akan digelar di Jakarta, pekan depan.
Selain Menlu Retno, Menkomaritim Luhut Pandjaitan, Menkumham Yasonna Laoly, Kepala Bappenas Banbang Brodjonegoro, Kepala BKPM Thomas Lembong dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo juga akan menjadi pembicara di kongres ini.
"Sudah konfirmasi dan saya juga sudah bertemu dengan Bu Menlu untuk mensosialisasikan kongres ini," ucap Ketua Panitia CID-4 Summit, Edward Wanandi.
Melalui kongres ini, Diaspora ingin menunjukkan kerja nyata mereka untuk pembangunan Indonesia. Disebutkan, akan ada serangkaian Out-reach Program (30 program Diaspora) ke seluruh penjuru Nusantara yang akan diwujudkan dalam bentuk Site Visit, Field Tours dan pendampingan ke berbagai desa, mulai dari Papua, Ambon, Sulawesi, Jawa, Sumatra hingga Pulau Seribu.
"Ini adalah wujud kerja sama pemerintah, swasta dan Diaspora. Mewujudkan konektivitas yang tak henti. Mau tidak mau provinsi tertinggal harus melompat agar lebih maju dan Diaspora tidak tanggung-tanggung untuk membantu," kata Presiden Diaspora Indonesia Amerika Serikat, Herry Utomo kepada awak media di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa 15 Agustus 2017.
Berbagai isu kawasan dan global akan dibahas di kongres ini. Namun, yang utama adalah soal pembangunan Indonesia, khususnya daerah yang tertinggal seperti Papua dan desa-desa terpencil.
Soal isu dwikewarganegaraan, Herry mengatakan hal tersebut masih diusahakan dan diupayakan agar ada diskusi mengenai isu yang cukup hangat ini.
"Ada task force-nya. Sedang kami upayakan dan usahakan," ungkap Herry tanpa menjelaskan lenih lanjut.
Ia menegaskan kembali, peran Diaspora sangat penting untuk membantu pemerintah mengembangkan kawasan-kawasan tertinggal dan terpencil serta kekurangan.
"Pekerjaan yang konkret dan nyata dari Diaspora untuk Pemerintah Indonesia. Diaspora adalah aset negara untuk menbangun Indonesia," pungkas dia.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif