Kepala BNPT Suhardi Alius memberikan keterangan kepada awak media di Kemenlu RI, Jakarta, Senin 28 Oktober 2019. (Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta)
Kepala BNPT Suhardi Alius memberikan keterangan kepada awak media di Kemenlu RI, Jakarta, Senin 28 Oktober 2019. (Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta)

BNPT: Indonesia Tetap Waspada usai Kematian Baghdadi

Internasional isis
Marcheilla Ariesta • 28 Oktober 2019 15:16
Jakarta: Kematian pemimpin kelompok militan ISIS, Abu Bakr al Baghdadi, menjadi sorotan dunia saat ini. Meski demikian, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius mengatakan, kematian Baghdadi bukan berarti radikalisme telah hilang.
 
"Kita tetap harus waspada, tidak boleh meremehkan. Kita saat ini memerhatikan apa-apa saja yang akan terjadi nanti," kata Suhardi, di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin, 28 Oktober 2019.
 
Suhardi mengatakan Indonesia harus berhati-hati terkena dampak radikalisme, termasuk dari ISIS. Tak hanya Indonesia, seluruh negara dunia juga perlu untuk selalu waspada meski Baghdadi telah dinyatakan tewas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ideologi (ISIS) itu tetap ada. Kita sedang menanti kelanjutannya bagaimana di sana, setelah yang diumumkan oleh (Presiden Amerika Serikat) Donald Trump," ungkapnya.
 
BNPT, kata Suhardi, akan terus bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait, termasuk perwakilan RI di luar negeri, khususnya yang berbatasan dengan Suriah dalam mengantisipasi ancaman radikalisme dan terorisme. BNPT juga akan mengirim tim untuk memantau situasi terakhir di Suriah.
 
"Jadi kita tidak boleh meremehkan (potensi ancaman), karena itu kan pasti ada, kita berhadapan dengan ideologi, mindset. Jadi kita tidak boleh lengah sama sekali," imbuhnya.
 
Baghdadi dilaporkan meledakkan diri dalam sebuah operasi militer AS di Suriah. Tak hanya Baghdadi, menurut Presiden Trump, tiga anaknya juga ikut meledakkan diri dalam pengejaran pasukan AS.
 
Bom bunuh diri menghancurkan tubuh Baghdadi, namun Trump menyebut, pemeriksaan DNA di lokasi kejadian telah mengonfirmasi identitasnya.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif