Gunung Taal di Filipina masih berbahaya meskipun sedang tidak bergejolak. Foto: AFP
Gunung Taal di Filipina masih berbahaya meskipun sedang tidak bergejolak. Foto: AFP

Meski ‘Istirahat’, Ancaman Gunung Taal Tetap Tinggi

Internasional gunung berapi filipina
Fajar Nugraha • 16 Januari 2020 14:06
Manila: Ancaman gunung berapi Taal Filipina yang melepaskan letusan yang berpotensi bencana tetap tinggi. Pihak berwenang memperingatkan gunung itu menunjukkan tanda-tanda berbahaya meskipun ada ‘jeda’ dalam memuntahkan abu.
 
Sejumlah gempa bumi mengguncang wilayah itu setiap hari dan celah besar terbuka di tanah, yang berarti magma yang akan memicu letusan besar masih mengalir di bawahnya.
 
Pihak berwenang berjuang untuk terus mengungsi, sekitar 50.000 di antaranya melarikan diri ke tempat penampungan setelah Taal meledak pada Minggu, jauh dari zona bahaya di sekitar gunung berapi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Orang-orang berusaha untuk kembali ke rumah yang mereka tinggalkan dengan tergesa-gesa untuk mendapatkan pakaian ganti, memberi makan ternak dan hewan peliharaan dan memeriksa properti yang rusak oleh retakan atau ditutupi dengan lapisan abu yang tebal.
 
"Tolong izinkan kami untuk mengamati periode jeda untuk saat ini. Kami sedang mempelajari apa artinya itu," Maria Antonia Bornas, seorang ilmuwan dari badan seismologi Filipina mengatakan kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Kamis, 16 Januari 2020.
 
"Jeda panjang bisa jadi hanya istirahat dari aktivitas vulkanik. Bahayanya tetap ada,” imbuhnya.
 
Pihak berwenang telah memperingatkan sejak hari Minggu bahwa gunung berapi, yang terletak di selatan Manila dan merupakan salah satu yang paling aktif di negara itu, dapat melepaskan letusan kuat dalam jam atau hari.
 
Letusan terakhir Taal adalah pada 1977, tetapi memiliki sejarah aktivitas yang panjang. Pada 1965, sebuah letusan di gunung berapi, yang merupakan objek wisata populer yang terletak di danau yang indah, menewaskan sekitar 200 orang.
 
Ledakan paling kuat di negara itu dalam beberapa tahun terakhir adalah letusan Gunung Pinatubo di 1991, sekitar 100 kilometer barat laut Manila, yang menewaskan lebih dari 800 orang.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif