Ilustrasi pistol dan peluru. (Foto: Medcom.id).
Ilustrasi pistol dan peluru. (Foto: Medcom.id).

Tiongkok Tangkap 221 Orang Terkait Penjualan Senjata Online

Internasional tiongkok
Marcheilla Ariesta • 24 April 2019 15:58
Hebei: Polisi Hebei menangkap sekitar 221 orang terkait penjualan senjata secara online. Tak hanya itu, sebanyak 303 senjata dan lebih dari 30 ribu peluru juga disita.
 
Langkah ini diambil kepolisian Tiongkok untuk menghentikan perdagangan senjata ilegal secara online.
 
Dilansir dari laman Bernama, Rabu 24 April 2019, polisi mengatakan sebagian besar beralih dari penggunaan senjata paku ke senjata api. Kepemilikan senjata oleh individu pribadi adalah ilegal di Negeri Tirai Bambu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada Oktober 2018, polisi di Shijiazhuang, ibukota Hebei, menyelesaikan sebuah kasus yang melibatkan dua senjata. Polisi melacaknya ke seorang penjual senjata bermarga Xu.
 
Hasil investigasi menunjukkan bahwa cincin penjualan senjata online telah beroperasi melalui beberapa provinsi di seluruh negeri.
 
Pada Januari tahun ini, dengan koordinasi dari Kementerian Keamanan Publik, Hebei mengirim lebih dari 600 petugas polisi ke berbagai bagian negara untuk penyelidikan lebih lanjut. Mereka menyelidiki lebih dari 1.563 tersangka dan menangkap 221 orang dari jaringan penjualan senjata online dalam 20 hari.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif