Korsel Pantau Fasilitas Pembuat Misil Korut
Foto dari KCNA memperlihatkan uji coba misil Pukguksong-2. (Foto: AFP/KCNA VIA KNS)
Seoul: Kepala staf gabungan Korea Selatan mengatakan pihaknya tengah memantau produksi peralatan misil Korea Utara. Ini dilakukan menyusul munculnya laporan baru-baru ini yang mengindikasikan Korut mungkin sedang memproduksi peralatan untuk peluncur roket.

Roh Jae-cheon, juru bicara Kepala Staf Gabungan Korsel, mengaku tidak dapat memaparkan rincian laporan.

Ia menambahkan, Seoul bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS), dan beberapa fasilitas Korut tengah diawasi saat ini.


Pernyataan muncul setelah situs berita The Diplomat pada Sabtu kemarin melaporkan informasi dari Pusat Intelijen Udara dan Luar Angkasa Nasional AS. Laporan menyebutkan Korut tidak berhenti memproduksi kendaraan serta "peralatan pendukung" untuk misil Pukguksong-2 jarak menengah.

Dalam pernyataan pemimpin Korut Kim Jong Un pada 20 April, disebutkan bahwa Korut akan menangguhkan uji coba rudal jarak jauh, tetapi tidak menghentikan produksi misil serta hulu ledak.

Moon Geun-shik, ahli militer dan analis pertahanan di Forum Pertahanan dan Keamanan Korea, mengatakan kepada News 1 bahwa Pyongyang kemungkinan tidak akan menghentikan aktivitas terkait misil.

"Sampai ada kesepakatan mengenai jadwal denuklirisasi, Korut tidak akan menangguhkan atau membatalkan langkah-langkah terkait dengan misil," kata Moon. 

"Hal ini dilakukan demi mendapatkan dukungan ekonomi atau kemajuan diplomatik dari Amerika Serikat," ungkapnya, seperti disitat dari UPI, Rabu 4 Juli 2018.

Pukguksong-2 merupakan misil berbahan bakar padat yang merupakan versi darat dari rudal kapal selam Pukguksong-1.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id