Diah Anggraini (tengah) telah tiba di Indonesia pada Senin, 18 Februari 2019, malam. (Foto: Dok. Kemenaker)
Diah Anggraini (tengah) telah tiba di Indonesia pada Senin, 18 Februari 2019, malam. (Foto: Dok. Kemenaker)

Pekerja Migran yang Hilang 12 Tahun di Yordania Akhirnya Pulang

Internasional berita kemenaker
Gervin Nathaniel Purba • 19 Februari 2019 12:26
Banten: Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Yordania Diah Anggraini akhirnya kembali ke Indonesia setelah 12 tahun kehilangan kontak dengan keluarga. Diah bersama empat PMI lainnya tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Senin, 18 Februari 2019, malam dan langsung ke kampung halaman masing-masing.
 
"Alhamdulillah, Diah Anggraini telah tiba dengan kondisi sehat. Kepulangan Diah Anggraini membuktikan negara hadir dalam setiap penanganan dan perlindungan PMI," kata Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Eva Trisiana di Jakarta pada Selasa, 19 Februari 2019.
 
Turut hadir menjemput para PMI asal Yordania tersebut Plt Kadisnaker Kota Malang Supranoto, Staf BP3TKI Serang Gunarto, serta Kasi Pra dan Purna Penempatan TKI Kemenaker Ali Tsabit Kholidi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pekerja Migran yang Hilang 12 Tahun di Yordania Akhirnya Pulang
(Foto: Dok. Kemenaker)
 
Diah Anggraini dapat kembali ke Indonesia setelah majikannya bersikap koperatif dengan melunasi pembayaran sisa sepertiga gajinya. Total gaji Diah selama bekerja sebesar USD9 ribu (setara Rp126 juta dengan kurs Rp14 ribu).
 
"Sebelumnya, majikan Diah di Yordania telah memberikan dua pertiga gaji. Sekarang, Diah sudah bisa pulang karena sisa gajinya telah dibayarkan dan denda izin tinggal sudah diselesaikan oleh majikannya," kata Eva.
 
Eva mengatakan pemerintah memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama untuk memulangkan Diah Anggraini bersama empat orang PMI lainnya ke Tanah Air. Menurutnya, pemerintah akan selalu hadir untuk melindungi seluruh pekerja migran.
 
"Pemerintah mengutamakan aspek perlindungan bagi pekerja migran. Termasuk juga pekerja migran yang mengalami sakit saat bekerja di luar negeri,” kata Eva.
 
Pekerja Migran yang Hilang 12 Tahun di Yordania Akhirnya Pulang
(Foto: Dok. Kemenaker)
 
Diah Anggraini hilang kontak dengan keluarganya di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, setelah berangkat ke Yordania sejak 5 Oktober 2006, melalui PT Safina Daha Jaya. Selama bekerja 12 tahun, Diah tidak memperoleh hak-haknya sebagai pekerja.
 
Perempuan berusia 36 tahun itu kembali ke Indonesia bersama Yuyun Indah Purnamasari (NTB), Mulyana Rais, Rusiyah (Banten), dan Arniti (Cirebon) setelah bekerja di Yordania antara 8 hingga 12 tahun. Kelima pekerja migran Indonesia tersebut kembali ke Indonesia didampingi staf KBRI Amman (Yordania) Gufron.
 
"Syukur, Alhamdulillah saya bisa pulang ke Indonesia. Saya sudah rindu bertemu keluarga di Malang," ujar Diah mengungkapkan.
 
Selama bekerja di Yordania, Diah mengaku diperlakukan dengan tidak manusiawi dan gajinya tidak dibayarkan. Diah berhasil melarikan diri dari rumah majikannnya dan menuju kantor Kedubes Indonesia di Yordania.
 
Plt Kadisnaker Kota Malang Supranoto menambahkan, Disnaker Kota Malang bertolak ke Jakarta setelah mendapatkan informasi kepulangan Diah ke Tanah Air. Pemkot Malang bakal mendampingi dan menanggung semua biaya kepulangan Diah sampai ke rumah ibunya di Kotalama.
 
Terkait pembayaran gaji yang tertunda, Supranoto mengatakan Diah sudah membuat buku rekening untuk penyelesaian gaji. Hasil mediasi dengan Atase Ketenagakerjaan KBRI Amman dengan majikan, gaji Diah akan dibayarkan. "Setelah lima hari sampai di Malang, gaji akan dikirim ke rekening Diah," ujar Supranoto.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi