Maskapai Malindo Air beroperasi di Malaysia dan melayani rute domestik serta regional. (Foto: AFP).
Maskapai Malindo Air beroperasi di Malaysia dan melayani rute domestik serta regional. (Foto: AFP).

Narkoba Senilai Rp213 Miliar Diselundupkan Awak Malindo Air

Internasional narkoba
Fajar Nugraha • 16 Januari 2019 17:22
Sydney: Seorang awak kabin dari maskapai Malindo Air tertangkap ketika mencoba menyelundupkan narkoba seberat 14 kilogram (kg) dalam penerbangan dari Malaysia menuju Australia.
 
Malindo Air adalah bagian dari maskapai Lion Air dan beroperasi di Malaysia. Awak kabin itu ditangkap bersama delapan orang tersangka lain yang mencoba menyelundupkan heroin, kokain dan metamfetamin dari Malaysia untuk dijual di Australia.
 
“Gembong narkoba ini diduga dijalankan oleh sindikat kejahatan Vietnam dan dipusatkan di Kota Melbourne,” ujar Asisten Komisaris Kepolisian Victoria, Tess Walsh, seperti dikutip dari The Star, Rabu, 16 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Laporan intelijen menunjukkan bahwa awak kabin ini sudah beroperasi selama beberapa tahun. Kemungkinan lima tahun lebih,” imbuh Walsh.
 
Australia selama ini dianggap sebagai pasar menarik bagi penyalur narkoba dari Asia Tenggara. Negara Kanguru menjadi salah satu negara yang paling tinggi dalam penggunaan metamfetamine.
 
Polisi menambahkan, mereka sudah melakukan delapan penangkapan dalam waktu 10 hari terakhir. Mereka ditangkap atas kepemilikan narkoba dengan jumlah yang beragam.
 
Tanggapan Malindo Air
 
Pihak Malindo Air mengatakan siap untuk bekerja sama dengan pihak berwenang Australia ataupun Malaysia terkait penyelidikan kasus ini. Malindo juga mengakui ada satu awak mereka ditangkap atas keterlibatan sindikat penyelundupan narkoba di Bandara Internasional Melbourne.
 
Menurut juru bicara Malindo Air, tidak ada komunikasi antara mereka dengan Australian Federal Police (AFP) mengenai penangkapan itu.
 
“Kami sudah melakukan komunikasi dengan Konsulat Jenderal Malaysia di Melbourne mengenai penahanan ini. Berdasarkan dari laporan media, awak kabin itu ditangkap atas tuduhan masuk dalam bagian sindikat penyelundup narkoba internasional,” ucap juru bicara Malindo Air itu.
 
Adapun narkoba yang diselundupkan oleh delapan orang itu diperkirakan bernilai 21 juta Dolar Australia atau sekitar Rp213 miliar. Narkoba diketahui dibawa di tubuh awak kabin tersebut dalam penerbangan Melbourne dan Sydney.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif