Mengenang Surin Pitsuwan, Negosiator Handal ASEAN
Sekjen ASEAN Lim Jock Hoi, dalam acara Tribute to Dr Surin di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Senin 3 Desember 2018. (Foto: Marcheilla Ariesta)
Jakarta: Mantan Sekretaris Jenderal ASEAN Surin Pitsuwan dikenal sebagai seorang penengah yang baik. Dia juga dianggap sebagai sosok yang mampu menyelesaikan berbagai masalah dan tantangan di Asia Tenggara.

"Saya mengingat Dr. Surin sebagai seorang pencari solusi serta mediator handal. Beliau mampu melakukan tugasnya dengan baik dalam negosiasi yang sulit," kata Sekjen ASEAN Lim Jock Hoi, dalam acara Tribute to Dr Surin di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Senin 3 Desember 2018.

Lim mengingat saat dirinya bekerja bersama Surin dalam menyelesaikan beragam masalah di ASEAN. Menurut dia, pria Thailand tersebut dapat membawa seluruh negara anggota ASEAN, mitra dan stakeholder untuk duduk bersama dan mencari solusi terbaik.


"Dia sangat menginspirasi kita semua. Gairahnya terhadap ASEAN sangat besar," tutur sang Sekjen.

Selain itu, Lim juga mengingat pesan Surin yang menyerukan agar seluruh anggota ASEAN saling menjaga. "Dengan menjaga satu sama lain, kawasan ini akan semakin maju," imbuh dia.


Mantan Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan. (Foto: Antara/Reno Esnir)

Salah satu program ASEAN yang digagas Surin dan menjadi kenyataan adalah ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre).
 
"Dia juga berkontribusi untuk pembangunan perdamaian di kawasan ASEAN. Dia selalu berbicara mengenai ASEAN secara menggebu-gebu di manapun dan kapan pun," seru Lim.

Surin Pitsuwan wafat pada 30 November 2017 di Thailand. Dia tutup usia pada usia 68 tahun akibat serangan jantung.

ASEAN berduka atas berpulangnya Surin, yang pernah menjadi Menteri Luar Negeri Thailand. Dia juga merupakan salah satu politikus Muslim Thailand yang karier politiknya mencuat di level kawasan dan global.

Selama menjabat posisi Sekjen selama lima tahun, ASEAN berkembang sebagai pemain global di komunitas internasional. Surin adalah tokoh yang menyerukan negara-negara Barat untuk tetap berhubungan dengan ASEAN ketika Myanmar masuk sebagai anggota.

Dikenal sebagai pribadi hangat, Surin juga komunikatif saat menjadi Sekjen ASEAN. Jabatannya berakhir pada 2012 dan digantikan Le Luong Minh.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id